Lolos di Pelabuhan Gilimanuk, 15 Penumpang Tanpa KTP Terjaring Razia di Negara

Untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan di Bali, selama liburan Natal dan menjelang tahun baru, pihak keamanan melakukan operasi gabungan di depan Kantor Bupati Jembrana, Rabu (27/12/2017).

NEGARA-fajarbali.com | Operasi gabungan itu terdiri dari unsur Polres Jembrana, TNI, Satuan Pol PP Jembrana, Dinas Kependukan dan Capil Jembrana, Dinas Perhubungan dan Kejaksaan Negeri Negara. Tidak hanya melakukan pemeriksaan surat-surat kendaraan, dalam operasi tersebut juga memeriksa KTP bagi para penumpang angkutan umum dari Jawa ke Bali. Saat diperiksa, ada sebanyak 15 orang penumpang yang tidak membawa identitas atau KTP yang terjaring.

Tampak semua kendaraan yang melintas dari arah barat di jalan Sudirman atau jalur Denpasar, dialihkan saat di perempatan Sudirman menuju ke arah utara atau ke Jalan Surapati melintasi depan Kantor Bupati Jembrana. Puluhan petugas dalam operasi gabungan, tampak sibuk memeriksa kendaraan baik, truk, mobil pribadi, bus dan pengendara sepeda motor. Beberapa barang bawaan juga diperiksa.

Selain itu, juga bagi penumpang bus dilakukan pemeriksaan KTP oleh Sat Pol PP Jembrana. Saat melakukan pemeriksaan penumpang pada sebuah bus, ternyata didapati atau terjaring sebanyak 15 penumpang bus tanpa KTP dan 11 penumpang bus KTPnya mati. Sebanyak 15 penumpang tanpa KTP tersebut, diduga lolos karena tak diperiksa di pos pemeriksaan KTP di Gilimanuk. Operasi gabungan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 11.00 wita.

Mohamad, pengemudi bus pariwisata asal Jawa Tengah yang mengangkut puluhan penumpang mengaku saat masuk di Pos Pemeriksaan KTP Gilimanuk, hanya menyerahkan secarik kertas yang berisi nama-nama penumpang, tanpa ada petugas yang memeriksa ke dalam bus. “Kami tak diperiksa, ya rombongan ini mau berlibur ke Bali,” ujarnya.

Terhadap 26 penumpang dari Jawa yang lolos tanpa KTP serta berKTP mati, Sat Pol PP Jembrana akan melakukan langkah koordinasi Dinas Kependudukan dan Capil Jembrana.  Kasat Pol PP Jembrana, IGN Rai Budhi akan segera melakukan langkah koordinasi tersebut, terutama memperketat pemeriksaan di Pos Pemeriksaan KTP di Gilimanuk.  Dalam aturannya, bagi Penduduk Pendatang (Duktang) yang datang ke Bali bila tidak membawa KTP harus dipulangkan. “Mungkin ketika dilakukan pemeriksaan di Gilimanuk, ada yang sembunyi, nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas kependudukan  untuk melaksanakan pemeriksaan KTP sesuai dengan SOP yang telah ditentukan,” terang Rai Budi. Puluhan orang yang terkena pelanggaran kependudukana tersebut, hanya didata dan mendapatkan tindakan sesuai Perda yang berlaku.

Sementara, untuk pelanggaran surat-surat berkendaraan bermotor, pada operasi gabungan, mendapati sebanyak 1 pelanggaran ijin trayek dan 1 pelanggar teknis layak jalan. Tak hanya itu, juga terjaring 15 pelanggar lalu lintas tanpa buku KIR sebanyak 4 pelanggar, 1 pelanggar peruntukan, 8 pelanggar tanpa SIM dan 2 orang pelanggar tanpa STNK. Seluruh pelanggar tersebut langsung menjalani sidak ditempat, dengan menghadirkan hakim dari PN Negara. (prm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Next Post

Perbaikan Wajah Kota Ditarget Hingga 2019

Rab Des 27 , 2017
Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Buleleng tahun 2017 hari kedua, menyasar tiga kecamatan di wilayah Buleleng tengah yakni Kecamatan Sukasada, Kecamatan Buleleng, dan Kecamatan Banjar, Rabu (27/12/2017).
BPD BALI