JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

Harapan pelaku wisata di Kecamatan Nusa Penida, Klungkung untuk menikmati keuntungan di akhir tahun pupus. Lantaran, sejak pertengahan Bulan November, tingkat hunian pondok wisata justru menurun.

 

SEMARAPURA-fajarbali.com | Penyebabnya di samping karena lownsesion, musim hujan juga membuat wisatawan enggan menyeberang ke Nusa Penida. Satu-satunya tumpuan pelaku wisata kini, adalah Festival Nusa Penida. Pagelaran akbar yang rencananya dihelat pada tanggal 6-9 Desember tersebut diharapkan mampu menjadi daya tarik wisatawan.

Kamis (16/11/2017) Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung, Wayan Sukadana menyampaikan, tingkat hunian pondok wisata menyusut hingga 37 persen dari bulan sebelumnya. Kondisi ini ditunjukkan berdasarkan data reservasi tamu. Saat ini kamar yang tersedia di pondok wisata hanya terisi 40-50 persen saja. Menurut Sukadana penurunan kunjungan wisatawan sudah terjadi sejak awal Bulan November.

"Penurunan tingkat hunian sudah terjadi sejak minggu kedua Bulan November. Penyebabnya memang karena lownsesion dan faktor hujan. Biasanya saat hujan, jarang wisatawan yang mau menyebrang ke Nusa Penida," ujar Sukadana.

Disinggung mengenai Gunung Agung yang masih berstatus siaga, Sukadana mengatakan memang sempat membuat sejumlah wisatawan menunda kunjungannya ke Nusa Penida. Namun, sejak Bulan Oktober kunjungan wisatawan kembali normal. "Memang sempat ada wisatawan cancel, tapi Bulan Oktober kunjungan kembali bagus. Status Gunung Agung tidak banyak berpengruh," imbuhnya.

Untuk mengatasi masa 'paceklik' ini, Sukadana memantau memang banyak pelaku wisata yang menurunkan tarif pondok wisatanya. Tapi menurutnya, cara tersebut bukanlah solusi yang tepat. Sebaliknya, para pengelola pondok wisata disarankan makin aktif melakukan promosi. Demikian juga dengan pihak Pemerintah Kabupaten Klungkung harus segera turun tangan. Di samping itu, pihaknya juga menyarankan agar Pemkab dapat melaksanakan Festival Nusa Penida saat lawsesion. Sehingga bisa menjadi daya tarik para wisatawan. "Saya berharap Pemkab bisa mengadakan festival saat lawsesion. Hal  Ini justru sangat membantu, karena ada puluhan pondok wisata di Nusa Gede dan ratusan di Lembongan," harapnya. (dia)