JA Teline V - шаблон joomla Форекс
  • Buleleng Target Kemenangan untuk KBS-ACE

    Pasca keluarnya rekomendasi Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali dari PDIP yakni Wayan Koster didampingi Cok Ace, pihak DPC PDIP di daerah menyambut dengan menjanjikan kemenangan. Tak terkecuali DPC PDIP di Gumi Panji Sakti. Bahkan menarget kemenangan 70 persen untuk KBS-ACE.

  • Deklarasi KBS-ACE dan AMAN Raih Rekor MURI

    Deklarasi pasangan Calon Gubernur Bali, Wayan Koster- Cok Oka Ardana Sukawati (KBS-ACE) dan pasangan Calon Wakil Bupati Gianyar, Made Mahaystra-Anak Agung Mayun berlangsung meriah. Acara yang dihadiri 18.000 seniman dan puluhan ribu massa dan kader ini dipusatkan di Lapangan Astina Gianyar, Senin (8/1/2018). Nampak seniman dan simpatisan sudah memadati Lapangan Astina sejak pukul 11.00 Wita.

  • Deklarasi KBS-Ace, Panwas Buleleng Temukan Dugaan Keterlibatan Perbekel

    Divisi Penindakan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Buleleng Putu Sugi Ardana

    SINGARAJA-fajarbali.com| Deklarasi bakal pasangan calon (bacalon) Gubernur dan Wakil Gubernur Bali I Wayan Koster dan Tjokorda Artha Ardana Sukawati (KBS-Ace), Sabtu (21/1/2018)  ditemukan beberapa pelanggaran oleh Panwaslu Kabupaten Buleleng.

  • Diperhitungkan Sudikerta, Ini Jawaban Arya Wedakarna

    Cagub Bali dari Partai Golkar I Ketut Sudikerta (SGB) memperhitungkan pendamping yang memiliki suara riil, selain nama Rai Mantra dan Pasek Suardika, elektabilitas anggota DPD RI Arya Wedakarna juga diperhitungkan. Hanya saja dirinya mengaku masih memilih yang tepat.  

  • Empat Parpol ini Ngotot Kerta-Pasek

    Tarik ulur soal siapa paket pasangan Calon Gubernur (Cagub)-Wakil Gubernur (Cawagub) Bali yang akan diusung Koalisi Rakyat Bali (KRB) makin memanas.

  • Gerindra Ajak Rai Mantra Temui Prabowo

    Calon Gubernur yang diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra oleh Partai Gerindra Bali diajak untuk menemui Ketua DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto di Jakarta. Hadirnya Walikota Denpasar tersebut sekaligus penyerahan rekomendasi Partai Gerindra pada Pilgub Bali yang mengusung Pasangan Dharma-Kerta (Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta).

  • Ini Kata Pengamat Politik tentang Rekomendasi PDIP

    Keputusan PDIP dalam memberikan rekomendasi Pilgub Bali kepada Pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Ardhana Artha Sukawati (KBS-Cok Ace) dinilai sangat tepat.

  • Jika Bukan Rai Mantra, Gerindra Ancam Bentuk Poros Baru

    Koalisi Rakyat Bali (KRB) tampaknya mulai rapuh. Hal ini didasarkan pada soal Pasangan Calon yang terkesan masih tarik ulur.

  • Koalisi Rakyat Bali Mulai Rontok

    Koalisi Rakyat Bali (KRB) yang beberapa waktu lalu terbentuk harus rontok. Pasalnya, koalisi yang sebelumnya terdiri dari 9 partai politik yakni Partai Golkar, Gerindra, NasDem, PKPI, Partai Demokrat, Perindro, Hanura, PKS, PAN mulai tidak kompak. Pasalnya, PAN sudah menyatakan dukungan dan bergabung mendukung calon yang diusung oleh PDIP.

  • KRB Siap Imbangi Kekuatan PDIP

    Melalui Koalisi Rakyat Bali (KRB), partai-partai yang tergabung ingin mengimbangi PDIP yang telah menetapkan calon terlebih dahulu.

  • Muncul Dharma-Arta di Internal KRB

    Dinamika internal Koalisi Rakyat Bali (KRB) semakin panas. Pasalnya, di saat masih otak-atik posisi antara Ketut Sudikerta dengan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, muncul Paket baru. Paket tersebut yakni Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Made Mudarta (Dharma-Arta). 

  • PDIP Denpasar Siap “Puputan” Menangkan KBS-Ace

    Setelah pasangan Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (KBS–Ace) resmi mengantongi rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan untuk ‘bertarung’ pada Pilgub Bali 2018, kalangan PDI Perjuangan Kota Denpasar berjanji  akan “puputan” berjuang sekuat tenaga  untuk memenangkan pasangan KBS–Ace.

  • PDIP Tabanan Target 60 Persen Kemanangan KBS-ACE

    Pasca keluarnya rekomendasi PDIP untuk calon gubernur dan wakil gubernur Bali pada Pilgub 2018 mendatang, yakni Wayan Koster didampingi Cok Ace (KBS-ACE), DPC PDIP Tabanan segera mengambil ancang-ancang untuk menghidupkan mesin partainya.

  • PDIP Target KBS-ACE Menang Telak di Gianyar

    GIANYAR-fajarbali.com |Ketua DPC PDIP Gianyar, Made Agus Mahayastra menargetkan menang telak dalam menghadapi Pilgub Bali, Juni mendatang.

  • Pilgub Bali 2018, Rekomendasi PDIP Masih “Misteri”

    DENPASAR-Fajar Bali | Hingga kini, rekomendasi PDIP untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 2018 mendatang masih belum ada kejelasan. Berbeda dengan Pilgub Jawa Timur, PDIP telah menetapkan memberikan rekomendasi kepada Pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dan Abdullah Azwar Anas sebagai Calon Gubernur dan Calon wakil Gubernur.

    Sebelumnya, Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP PDIP Hasto Kristyanto mengatakan jika rekomendasi PDIP untuk Pilgub Bali akan keluar pada Bulan September. Namun kenyataannya, hingga memasuki pertengahan Bulan Oktober, rekomendasi juga masih belum turun.

    Saat dikonfirmasi, Wakil Ketua Bidang Infokom DPD PDIP Bali Kadek Diana mengatakan jika dirinya tak mengetahui kappa DPP akan menurunkan rekomendasi. “Saya belum mendapatkan informasi. Coba hubungi Bapak Sekretaris DPD (PDIP Bali),” akunya, Minggu (15/10/2017).

    Sementara itu, Ketua DPD I PDIP Bali wayan Koster saat dihubungi juga mengatakan hal yang sama. Dirinya menyatakan jika rekomendasi merupakan kewenangan DPP. Maka dari itu, pihaknya tak mengetahui secara pasti terkait rekomendasi kapan akan diturunkan. “Saya tidak tahu,” singkatnya.

    Begitu juga saat dirinya ditanya mengenai pemanggilan oleh Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarno Putri. Anggota Komisi X DPR RI sekaligus bakal calon Gubernur Bali menegaskan jika belum ada pemanggilan kepada dirinya untuk menghadap Ketua Umum. “Belum, belum ada,” pungkasnya. W-011

  • SGB Mengaku Sudah Punya Tandem

    DENPASAR-Fajar Bali | Terkait tandem, sampai sampai saat ini calon Gubernur Bali yang akan diusung oleh Partai Golkar Ketut Sudikerta masih enggan membeberkan. 

     Saat menjawab pertanyaan media, Sudikerta mengaku sudah memiliki nama yang akan dijadikan pendampingnya pada Pilgub Bali 2018 mendatang. “Tandem SGB (Sudikerta, red) sudah ada," ujarnya di Sekretariat DPD I Golkar Bali, Denpasar, Rabu (18/10). 

     Begitu juga saat ditanya mengenai mengerucut ke dua nama yakni Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Anggota DPD RI sekaligus Wakil Ketua Umum DPP Hanura Gede Pasek Suardika (GPS), Sudikerta berkilah jika bukan dua nama. Melainkan sudah merujuk pada satu nama. Lagi-lagi, dirinya tak mau membeberkan saat ini. Ia beralasan, saat ini bukan waktu yang tepar untuk mempubilkasikan mengenai tandem. "Bukan dua, tetapi sudah satu nama. “Nanti pada waktunya akan diumumkan. Kalau diumumkan sekarang nanti tidak surprise lagi,” terangnya.

     Yang jelas menurutnya, figur yang akan dijadikan tandem harus memiliki kriteria yang diinginkannya. Diantaranya, sosok mendapat dukungan luas di masyarakat dan chemestry-nya sudah ada dengan dirinya.

     Ditegaskan, SGB dan pasangannya nanti sudah siap untuk bertarung dalam Pilgub Bali 2018 nanti. “Siap bertarung. Siap untuk menang, dan siap untuk memimpin Bali,” tegasnya.

     Sementara itu, Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali Nusa Tenggara DPP Golkar, AA Bagus Adi Mahendra saat dikonfirmasi mengamini pernyataan SGB terkait tandem. Sama halnya dengan Sudikerta, anggota DPR RI ini tak memberikan komentar lebih jauh. "Sudah ada dan tunggu waktu tepat untuk mengumumkan," singkatnya. W-011

  • Sudikerta dan Rai Mantra Diminta Berunding Soal Posisi

    DENPASAR-fajarbali.com |Kabar mengenai duet antara Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Dharma-Kerta) yang akan diusung oleh Koalisi Rakyat Bali (KRB) pada Pilgub Bali 2018 hampir final. Hanya saja mereka diminta berunding soal posisi yang diambil.

    Menurut Ketua Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Bali-Nusra DPP Golkar AA Bagus Adhi Mahendra Putra, Golkar selaku induk partai Ketut Sudikerta dari awal sudah memberikan rekomendasi sebagai Calon Gubernur.

    Hanya saja, apabila dalam dinamika politik kedepan Sudikerta Gubernur Bali (SGB) tak diposisikan sebagai Bali I, DPP Partai Golkar memberikan kebebasan kepada kedua calon tersebut. "Kalau DPP tadi beri kebebasan kepada kedua tokoh untuk berunding memilih posisi yang pas," ujarnya, Minggu (12/11/2017.

    DPP Partai Golkar, lanjutnya, juga meminta kepada koalisi agar melakukan survei terhadap elektabilitas kedua figur tersebut. Baik saat SGB diposisikan menjadi Calon Gubernur dan Rai Mantra sebagai Calon Wakil Gubernur. Begitu juga sebaliknya.

    "Ya  bisa ada survei. Tapi saya apresiasi pertemuan tadi ya kedua tokoh sangat bijak dan tidak ada pretensi ambisi mau nomor 1," terangnya.

    Dirinya menambahkan, usai membahas Pasangan Calon yang akan diusung oleh KRB, langsung mendapat respon dari DPP Partai Golkar. Hal ini bisa terbukti dari adanya rombongan DPP Partai Golkar yang turun ke Bali. Diantaranya, Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto, Sekretaris Jendral (Sekjen) DPP Idrus Marham, dan Bendahara Umum DPP Partai Golkar Robert J. Kardinal. "Rombongan Ketum, Sekjen, dan Bendum datang usai itu," akunya.

    Sementara itu, salah satu partai yang tergabung dalam KRB yakni Partai Gerindra Bali menyatakan sangat mendukung adanya Pasangan Dharma-Kerta. Terlepas dari itu, jika kedepan ada perubahan, pihaknya mendukung siapa pun yang nantinya akan menjadi tandem putra mantan Gubernur Bali Ida Bagus Mantra tersebut. "Kami di Gerindra siap dukung dengan siapapun Rai Mantra," singkat Ketua DPD I Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta.

    Sementara itu, seusai melakukan pertemuan sembilan partai yang tergabung dalam Koalisi Rakyat Bali (KRB) yakni Partai Demokrat, Partai Golkar, NasDem, Gerindra, PAN, PKPI, Hanura, PKS, serta Perindo langsung bertemu dengan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra. Pertemuan tersebut dilakukan dikediaman Rai Mantra pada Hari Sabtu (11/11) yang lalu.

    "Pertama, kita melakukan dengan partai (KRB) tanggal 9 (November). Kemudian, kita sepakati untuk mengusung Rai Mantra-Ketut Sudikerta," ujar Ketua DPW Partai NasDem Ida Bagus Oka Gunastawa yang ikut dalam pertemuan KRB, Minggu (12/11).

    Pada saat itu, dalam pembahasan masih belum disepakati mengenai posisi yang akan mengisi calon gubernur dan wakil gubernur. Untuk memperjelas, pihaknya bersama Ketua DPD I Partai Demokrat Bali Made Mudarta mendatangi kediaman Rai Mantra.

    "Saat itu, kita belum menemukan formatnya dan komposisinya seperti apa. Tanggal 11 November, kami menemui Rai Mantra bersama Demokrat, Gerindra, dan Pak Sudikerta," terangnya.

    Gunastawa menceritakan, Ketut Sudikerta menginginkan agar Rai Mantra bisa menjadi tandemnya pada Pilgub Bali 2018 mendatang. Hal ini sudah dibicarakan empat mata antara Ketut Sudikerta dengan Rai Mantra.

    "Kalau komitmen temen-temen dikoalisi itu, sepakat mengusung Pasangan Rai Mantra-Ketut Sudikerta. Tapi, Pak Ketut Sudikerta masih akan berkoordinasi dengan DPP dulu," tandasnya.

    Dari hasil pertemuan tersebut, diketahui jika Rai Mantra bersedia maju pada Pilgub Bali. Namun, tetap sebagai Calon Gubernur. Apabila, nantinya diposisikan sebagai Calon Wakil Gubernur Bali, Rai Mantra memilih tetap melanjutkan sebagai Walikota Denpasar.

    "Beliau inikan posisinya saat Walikota. Jadi, kalau beliau posisinya tidak sebagai Walikota, maka akan fokus pada Walikotanya saja. Itu sebenarnya bahasa yang paling pas. Jadi, ini bukan masalah ngotot-ngototan," akunya.

    Terakhir, mengenai kapan akan diumumkannya Pasangan yang akan diusung, pihaknya masih belum memastikan. Mengingat, masing-masing partai politik masih berkomunikasi dan melaporkan ke DPP. (her)

  • Sudikerta Sebut Posisinya Aman, Tetap Maju Sebagai Cagub

     

    Ditahannya Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto (Setnov) memunculkan banyak spekulasi dari berbagai pihaknya. Salah satunya terkait rekomendasi calon yang akan diusung oleh Partai Golkar pada Pilgub Bali 2018.

  • Sudikerta: Saya Maju Sebagai Cagub

     Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menegaskan pada Pilkada 2018, dirinya tetap berkeinginan maju sebagai calon gubernur dan bukan menempati posisi nomor dua.

  • Tim Pemenangan Mantra-Kerta Belum Terbentuk

    Paket Mantra-Kerta saat deklarasi

    DENPASAR-fajarbali.com | Walaupun kubu lawan telah melakukan deklarasi dan berkeliling ke sejumlah daerah, namun hal itu tak membuat Pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta (Mantra-Kerta) gentar.

Halaman 1 dari 2

google-site-verification: google7d59b1e99861fab7.html