Koster Anggap Program Lawannya Hanya Tolak Reklamasi

POLITIK
Typography

Bakal calon gubernur (Cagub) yang diusung oleh PDIP Wayan Koster menargetkan kemenangan 70 persen. Hal ini ia sampaikan seusai melakukan pemeriksaan kesehatan di RSUP Sanglah, Rabu (10/1/2018).

DENPASAR-fajarbali.com | "Saya tidak ada urusan head to head, urusan tiga pasang, yang penting KBS-Cok Ace jadi gubernur dan wakil gubernur Bali dengan suara 70 persen," katanya.

Bukan hanya itu, pria yang akrab disapa Koster Bali Satu (KBS) ini sesumbar akan menyapu bersih suara di 6 kabupaten. Hal ini tak lepas dari kemenangan PDIP di enam kabupaten tersebut.

"Satu, partainya solid, dan semua kader partai jajaran sedang memiliki spirit dan motivasi tinggi untuk gubernur dari kader. Badung saya pastikan menang, Tabanan, Jembrana, Buleleng apalagi, Bangli, Gianyar," ujarnya.

Menurutnya, yang menjadi perhatian suara oleh PDIP ada di tiga wilayah. Diantaranya, Karangasem, Denpasar, dan Klungkung. Untuk itu, pihaknya akan berkerja keras untuk meraih hasil maksimal di wilayah tersebut.

"Saya tinggal tarung Karangasem, Denpasar, dan Klungkung. Saya mau gempur habis-habisan tiga tempat ini," akunya.

Bukan hanya itu, Koster yang bertandem dengan mantan Bupati Gianyar Cok Ace ini menyebut programnya lebih komperehensif dibandingkan lawan. "Saya nggak lihat programnya. Cuma tolak reklamasi saya lihat. Kalau saya mulai dari alamnya, budayanya, manusianya, komprehensif. Kalau reklamasi buat saya salah satu bagian dari Bali yang kita urusi dengan benar. Yang harus kita jaga itu semua ekosistem di Bali dengan alam dan budayanya yang itu harus dikelola dengan regulasi yang kuat," yakinnya.

Mengenai polemik Teluk Benoa, Koster mengatakan, siapa pun yang berpotensi ataupun berencana merusak alam Bali, pihaknya akan menolak.

"Siapapun yang berpotensi merusak alam dan budaya Bali itu harus kita tolak. Kalau reklamasi itu kan baru satu. Udah pastilah itu, lebih dari itu saya tangani. Pasti saya tolak lah. Udah nggak bisa dilaksanakan. Bukan soal terima atau tolak lagi," pungkasnya. (her)