JA Teline V - шаблон joomla Форекс

NasDem Bali Gugat KPU

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Akibat dicoretnya seluruh caleg di Dapil Buleleng, NasDem Bali melakukan gugatan ke Bawaslu Bali pada Senin (13/8/2018). Gugatan NasDem dipimpin oleh Sekretaris DPW Bali Luh Putu Nopi Seri Jayanti pada Pukul 16.00 Wita.

Kedatangan mereka diterima oleh para komisioner Bawaslu Bali yakni, Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali, Ketut Rudia, Koordinator Divisi Hukum Data Informasi, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, dan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Wayan Wirka.

Sekretaris DPW NasDem Bali Luh Putu Nopi Seri Jayanti menjelaskan, NasDem merasa dirugikan oleh KPU Provinsi Bali dengan adanya putusan mencoret kedua belas caleg yang berimbas hangusnya Dapil Buleleng. "Tadi kita registrasi gugatan ke Bawaslu. Ini karena caleg Dapil V (Buleleng) kita dihanguskan KPU," tegasnya.

Baginya, putusan dari KPU Provinsi Bali tersebut dianggap sangat fatal. Sebab, setelah tahap perbaikan pada tanggal 22-31 Juli 2018, seluruh caleg dianyatakan Memenuhi Syarat (MS).

Awalnya, pendaftaran caleg perempuan atas nama Luh Putu Novi Serijayanti, Putu Dian Fitri Pratiwi, Erni Indraswari, dan Baiq Candra Hermigawati. Namun akhirnya, Erni Indraswari digantikan oleh Komang Nilawati, sementara Baiq Candra Hermigawati digantikan Luh Widyawati. Nama Komang Nilawati baru didaftarkan NasDem ke KPU Bali sebagai pengganti Erni Indraswari, 31 Juli 2018 lalu.

KPU Provinsi Bali menetapkan bahwa caleg NasDem bernama Ni Komang Nilawati dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS). Dikarenakan, sempat didaftarkan sebagai caleg DPRD Kabupaten Buleleng dari Dapil Kecamatan Busungbiu-Banjar untuk Pileg 2019. "Kami berharap keadilan dong, jadi kita ditetapkan TMS itu per tanggal 7 Agustus, kemudian dalam aturan PKPU Provinsi Bali bahwa 22-31 Juli batas masa perbaikan keabsahan dokumen. Pada tanggal itu juga kita ajukan perbaikan dan dinyatakan memenuhi syarat seluruh provinsi yang jumlahnya 55 calon," harapnya.

Dengan demikian, kuota perempuan Dapil Buleleng dari Partai NasDem dinyatakan kurang dari 30 persen. Karena TMS, Komang Nilawati secara otomatis menggugurkan 1 caleg laki-laki dari NasDem Dapil Buleleng. Caleg laki-laki yang digugurkan adalah Made Arjaya. Akan tetapi, keputusan KPU sangat fatal dengan mencoret seluruh caleg. Padahal, pihak sering berkomunikasi dengan KPU agar mencoret satu nama caleg laki-laki saja. "Bahkan kita sering konsultasi, dari situ KPU memberi solusi mencoret satu nama laki-laki. Kami ingin win-win solution lah, yang penting ada wakil Buleleng," pungkasnya. (her)