JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dibuka tanggal 28 Juni yang lalu, pendaftar Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/kota se Bali hingga saat ini sudah ada 26 orang. Jumlah tersebut masih jauh dari target, yakni 198 pendaftar.

Ketua Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Se-Bali, Dr. Made Wena, M.Si., menjelaskan, pendaftaran berlangsung sejak tanggal 28 Juni dan akan ditutup pada tanggal 4 Juli mendatang. Selanjutnya, pada tanggal 5-6 Juli akan dilakukan perbaikan berkas sekaligus perpanjangan massa pendaftaran.

 

Sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan, dari sembilan kabupaten/kota di Bali, ada tiga kabupaten/kota yang kuota anggotanya 5 orang. Antara lain, Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Karangasem. Enam kabupaten lainnya masing-masing tiga orang anggota. Untuk itu, untuk melanjutkan ke tahap seleksi, Timsel membutuhkan 80 orang pendaftar. 

 

Adapun pendaftar dari masing-masing kabupaten/kota yakni dari Jembrana ada 2 pendaftar, Buleleng ada 3 pendaftar, Klungkung 2 pendaftar , Karangasem 3 pendaftar, Bawaslu Badung ada 3 pendaftar, dan Bawaslu Bangli 3 pendaftar, Kota Denpasar ada 5 pendaftar, Tabanan ada 5 pendaftar. Diantara nama-nama yang mendaftar, ada beberapa petahana. Antara lain, Ida Ayu Ari Widhiyanthy (Klungkung), I Made Rumada (Tabanan), I Gede Putu Suarnata (Tabanan), I Wayan Wirka (Tabanan), I Nengah Purna (Bangli) dan Nengah Mudana Atmaja (Bangli). 

 

Jumlah pendaftar minimal 6 kali anggota Bawaslu di masing-masing kabupaten/kota. Ada tiga kabupaten/kota yang jumlah anggota Bawaslu-nya sebanyak lima, yakni Kota Denpasar, Kabupaten Buleleng, dan Kabupaten Karangasem. Sedangkan kabupaten lainnya hanya tiga orang. Karena itu, jumlah pendaftar untuk Bawaslu Denpasar, Karangasem dan Buleleng masing-masing minimal 30 orang. Sedangkan untuk Bawaslu kabupaten lainnya masing-masing minimal 18 orang.

 

"Agar tidak diperpanjang, diharapkan setiap kabupaten/kota pendaftaran itu 6 kali kuota. Tapi kita target 8 kali kuota lah," terangnya, Senin (02/7/2018).

 

Setelah pendaftaran, Timsel akan melakukan pemeriksaan dan penilaian terhadap berkas administrasi pendaftar. "Ini kan berbeda dengan Timsel yang lain. Ini berkasnya ada penilaiannya," pungkasnya. (her)