JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Delapan Bakal Calon DPD RI Serahkan Berkas

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Hari keempat, penyerahan berkas dukungan untuk maju sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI membludak. Setidaknya, ada sekitar 8 orang yang menyerahkan dukungan. Diantaranya politisi Partai Golkar Dewa Made Suamba Negara dan Mantan Sekretaris DPD I Partai Golkar DAP Sri Wigunawati.

Sebelumnya, kedua politisi tersebut pernah bersaing pada Pemilu 2014 yang lalu. Sri Wigunawati bertarung dengan didukung penuh partai Golkar sehingga merebut suara DPD RI sampai pada angka 30.288 suara tetapi belum bisa masuk ke senayan.

Sebaliknya Dewa Made Suamba Negara, tanpa didukung oleh partai Golkar saat itu, mantan anggota DPRD Bali ini,  maju ke DPD RI betul-betul murni lewat jalur independen. Perolehan suaranya saat itu kisaran 52.145 suara. Namun, keduanya sama-sama tak lolos.

Kali ini, keduanya akan kembali bersaing dalam Pemilu 2019 untuk duduk sebagai anggota DPD RI. Dewa Made Suamba Negara kali ini menyerahkan dukungan ke KPU Provinsi Bali sebanyak 2.647 KTP yang tersebar di Kabupaten Denpasar, Badung, Tabanan, Bangli, Gianyar, Klungkung dan Karangasem. Sementara dukungan dari kabupaten Jembrana dan Buleleng masih dilakukan pendataan ulang. Sedangkan untuk Sri Wigunawati menyerahkan dukungan sebanyak 2.020 KTP.

Dewa Suamba mengaku, dirinya telah mendapat restu dan dukungan penuh dari Partai untuk maju sebagai anggota DPD RI. Saat ditanya alasan tak maju sebagai Anggota DPRD Bali, Suamba menyatakan terlalu berat karena banyak pesaing, terutama incumbent. Dengan adanya dukungan penuh dari Partai Golkar, dirinya optimis bisa lolos ke Senayan.

“Sekarang adanya dukungan partai dan pasemetonan warih Dalem, termasuk yang memilih sebelumnya, sangat yakin dan peluang terbuka lebar,” terangnya seuasai mendaftar, Rabu (25/4/2018).

Selama ini, kewenangan DPD RI hanya sebatas sebagai pelengkap saja. Hal inilah yang ingin dirinya buktikan bahwa DPD juga punya peran yang tak kalah penting dengan DPR RI. Jika terpilih nanti, sebagai Senator yang mewakili Bali, perlu menyelerasakan program.

Sementara itu, Sri Wigunawati yang datang mengenakan kebaya warna merah datang diantar oleh simpatisan PDIP. Dirinya yakin akan terpilih menjadi anggota DPD RI. 

“Kita tidak pernah henti untuk berjuang, saya yakin dengan modal suara terdahulu akan bisa meningkat berlipat dan bisa terpilih mewakili Bali di DPD RI,”tambahnya.

Berdasarkan data yang diterima dari KPU, di hari keempat ada sekitar delapan bakal calon yang menyerahkan berkas dukungan. Dari kedelapan bakal calon tersebut, ada satu nama petahana. Selain itu, ada beberapa berkas dukungan milik bakal calon yang dikembalikan.

Kedelapan nama tersebut adalah, Bagus Made Wirajaya (3091/Diterima), I Ketut Putra Ismaya Jaya (3784/Diterima), Dewa Made Suamba Negara (2647/Diterima), Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS (5077/Diterima), Nengah Wirata (Dikembalikan), DAP Sriwigunawati (Dikembalikan), I Gede Merta (Dikembalikan).

Ketua KPU Provinsi Bali, Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi, juga menjelaskan, nama lain yang sempat datang namun jumlah dukungannya kurang adalah Made Merta. “Karena jumlah dukungannya kurang, sehingga dikembali untuk dilengkapi. Jika sudah lengkap dipersilahkan agar besok (hari ini) kembali ke KPU Bali sebelum pukul 24.00,” katanya.

Raka Sandi juga mengatakan, Kamis (26/4) ini merupakan hari terakhir penyerahan dokumen syarat dukungan bagi calon DPD RI. Kata dia, jumlah dukungan yang harus diserahkan bakal calon adalah minimal 2.000 dukungan. Sebarannya minimal di lima kabupaten/kota. “Kalau sudah terpenuhi maka tim penerima akan menerbitkan surat tanda terima penyerahan dukungan,” jelasnya.

Berdasarkan informasi yang didapat, pada Hari Kamis (26/04) akan ada beberapa bakal calon yang dijadwalkan akan menyerahkan dukungan. Diantaranya, AA Oka Ratmadi, Ni Made Suastini, I Nyoman Sukrayasa, Komang Takuaki Banuartha, Ni Made Ayu Sriwathi, Ida Bagus Ketut Purbanegara, AA Kartika Putra, I Nengah Manumudhita, I Wayan Adnyana, dan H. Bambang Santoso. (her)