JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Wedakarna  Dukung Industri Kreatif Berbasis Ramah Lingkungan

POLITIK
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Senator DPD/MPR RI Dr. Arya Wedakarna atau AWK melakukan kunjungan ke tempat usaha pengelolaan limbah kertas di Jalan Raya Padang Luwih No. 93 Dalung, Kuta Utara, Badung yang diberi nama Saraswati Papers. Usaha yang berdiri sejak tahun 1995 ini mampu bertahan sampai sekarang. 

Mengambil konsep ramah lingkungan dari tangan–tangan terampil dari para pekerja yang mayoritas perempuan ini mampu menyulap limbah kertas menjadi barang yang bernilai jual tinggi, bahkan rata - rata produknya diminati oleh negara–negara Eropa dan Asia sehingga mayoritas produksinya diekspor ke luar negeri. Tia Chandra maneger dari Saraswati Papers menerangkan bahwa, saat ini penjualan produksinya mayoritas diekspor ke luar negeri karena banyak diminati negara Eropa, Asia seperti China, Jepang dan lainnya. 

“Untuk Bali sendiri dan Indonesia ada tetapi tidak sebanyak luar negeri. Kami terus berusaha memperkenalkan produk kami yang sangat ramah lingkungan yang terbuat dari bahan – bahan yang mudah didapatkan yang kita bisa kreasikan menjadi suatu barang bernilai jual tinggi, banyak juga dari kalangan universitas, sekolah study banding kesini untuk  belajar cara membuat dan melihat langsung proses pengelolaan limbah kertas tersebut menjadi sesuatu yang bernilai ekonomis dan seperti membuat suatu prakarya,” terangnya. 

Dalam kesempatan tersebut AWK langsung meninjau pengelolaan dan hasil produk yang sudah siap jual, dari mulai buku, bingkai foto, kipas, undagan dan lainnya yang semuanya terbuat dari bahan limbah kertas. Dalam kesempatan tersebut. “Saya sangat apresiasi sekali dengan keberadaan usaha ini, dengan konsep ramah lingkungan memanfaatkan hasil limbah kertas yang bahannya diperoleh dari hotel dan perkantoran yang ada di Bali, dari sesuatu yang banyak orang menganggap sudah tidak bernilai dengan tangan–tangan yang terampil dapat menjadi sebuah barang yang bernilai jual tinggi, amazing saya sangat apresiasi,” katanya.

“Apalagi penjualannya mayoritas sudah tembus sampai ke luar negeri, walaupun UKM tapi sudah skala Internasional pemasarannya, luar biasa. Saya sangat mendukung dan merekomendasikan bagi masyarakat Bali ataupun diluar Bali untuk datang kemari agar bisa datang langsung dan melihat produk – produk olahan limbah kertas yang sangat kreatif, unik dan bisa menjadi contoh untuk merangsang kreatifitas kita untuk dapat memanfaatkan barang – barang bekas disekitar kita menjadi bernilai ekonomis dan tentunya menambah penghasilan kita,” imbuh AWK memungkasi. (rls)