JA Teline V - шаблон joomla Форекс

SMK Pariwisata Dalung Sediakan 288 Kuota Siswa Baru

PENDIDIKAN
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Kuota siswa baru di SMK Pariwisata Dalung (Prada) sebanyak 288 orang pada tahun ini. SMK Prada hanya membuka delapan rombongan belajar (rombel).

“Ada dua jurusan di antaranya Jasa Boga, ada FB service, FB product, pastrey, dan jurusan Akomodasi Perhotelan ada front office dan house keeping,” jelas Kepala SMK Prada Ni Ketut Suariyani, Rabu (18/4).

Dengan demikian, pihaknya tetap menyediakan delapan kelas dengan jumlah siswa masing-masing 36 orang. “Astungkara nggih. Semoga tahun ini tetap stabil (jumlah siswa baru),” ungkap Kasek asal Kerobokan, Badung.

Lebih lanjut dikatakan, animo masyarakat terhadap SMK pariwisata terbilang tinggi. Setiap tahun, jurusan Jasa Boga yang paling banyak dicari. Angka lulusan Jasa Boga pun tampak stabil.

Namun demikian, Suariyani yang sebelumnya menjabat Wakasek Kesiswaan di SMK Prada tersebut merasakan persaingan antarSMK cukup ketat. Pasalnya, sekolah-sekolah kejuruan mulai menjamur.

Terlebih, banyak SMK yang mulai menawarkan program keahlian pariwisata, alih-alih SMK yang awalnya membuka program keahlian nonpariwisata, kini mulai menawarkan program pendidikan kepariwisataan.

Hal itu tentunya menjadi momok. Eksistensi sekolah diakuinya menjadi taruhan. “Kami tak menampik banyak SMK Pariwisata, terutama di Badung. Itu bagus demi kemajuan pendidikan. Intinya kami bakal meningkatkan kualitas kami, sehingga masyarakat tetap mengakui kualitas dan mutu SMK kami,” tegasnya.

Oleh karena itu, salah satu upaya meningkatkan mutu pendidikan di SMK Prada, yakni secara rutin melakukan pendekatan sekaligus menjalin kerjasama dengan pihak industri. Ada sekira 60 hotel dan beberapa restoran yang tersebar di Badung, Gianyar, Tabanan, dan Denpasar telah jadi mitra kerja.

“Enam puluh persen lulusan kami telah bekerja. Beberapa sudah bekerja di tempat yang dulunya menjadi tempat training, sekarang sudah bekerja di sana,” kata dia.

Sebelum dipekerjakan, para siswa yang melakukan praktik kerja lapangan di hotel-hotel bakal didampingi dan dibina selama satu hingga dua bulan. “Kalau siswa kami bekerja baik, ada kemungkinan pihak industri akan dipekerjakan. Ada juga yang sudah diminta bekerja sebelum siswa bersangkutan lulus, maka keputusan kembali pada siswa bersangkutan, apakah nanti bakal mau bekerja atau akan melanjutkan (kuliah),” tambah Suariyani.

Di samping itu, jaminan mutu lainnya yang ditunjukkan SMK Prada, yakni memertahankan prestasi di bidang olahraga. Banyak di antara siswa SMK Prada merupakan atlet potensial. Mereka beberapa kali memenangi perlombaan, di antaranya Juara I Kejuaraan Volley dan raihan emas pada Porjar Badung 2017, Juara I Pencak Silat tingkat provinsi tahun 2017, Juara II Lomba Volley Indoor Putri dan raihan perak tingkat kabupaten, dan masih banyak lagi. (eka)