Senator DPD RI Bangga dengan SDN 1 Lodtunduh Gianyar Berumur Setua Republik

PENDIDIKAN
Typography

GIANYAR-fajarbali.com  | Pentingnya lembaga pendidikan dalam menjawab tantangan global yang saat ini dilihat dari semakin pesatnya laju pembangunan nasional dari berbagai sektor mengakibatkan terjadinya tuntutan utama pemerintah dalam melakukan pembaharuan dan penyempurnaan di bidang pendidikan secara terus-menerus sebagai upaya menciptakan pendidikan yang memiliki relevansi dan kualitas yang nantinya mampu menghasilkan sumber daya manusia yang siap tampil dan berkompetisi dalam menjawab tantangan global kedepan.

Hal itulah yang menjadi perhatian utama DR. Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna MWS III atau AWK yang saat ini berswadharma di Komite III Bidang Pendidikan Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia tentang bagaimana menjadikan pendidikan prioritas utama sebagai gerbong dalam menjawab segala tuntutan permasalahan bangsa dengan melakukan berbagai upaya salah satunya dengan terus mendorong dan menggelorakan pentingnya pendidikan sebagai sarana pembangunan berkelanjutan sehingga nantinya dapat mencapai hasil yang maksimal dalam menjawab segala tantangan yang hadir saat ini. 

Hal demikian dapat dilihat saat Dr. Wedakarna mengadakan Kunjungan Kerja ke Sekolah Dasar Negeri Lodtunduh Kabupaten Gianyar. Kedatangan Dr. Wedakarna disambut baik dan diterima oleh Ida Bagus Putu Wiraga Sandi S. Pd (Kepala Sekolah SDN 1 Lodtunduh) berserta beberapa guru yang juga turut hadir pada kesempatan tersebut. Pada kesempatan tersebut, melalui Kepala Sekolah menyampaikan bahwa pihaknya berterima kasih kepada Dr. Wedakarna yang telah menyempatkan diri untuk mengunjungi dan meninjau sekolah ini sehingga kami berharap dengan kedatangan Dr. Wedakarna tentunya dapat menjadi bagian dari motivasi kami untuk terus mengembangkan serta menata sekolah ini lebih baik lagi khususnya guru-guru untuk meningkatkan kualitas guna memberikan edukasi keseluruh peserta didik. 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa SDN 1 lodtunduh didirikan pada tahun 1945 dan merupakan salah satu SD tertua yang ada di Gianyar. “Bahwa dirinya sangat mengapresiasi atas keberadaan SDN 1 Lodtunduh sebagai peninggalan sejarah  hasil dari pemikiran visioner yang dimiliki leluhur , akan tetapi sebagai salah satu sekolah tertua yang dimiliki lodtunduh tentu agar kiranya eksistensi SDN 1 Lodtunduh dapat dipertahankan dengan baik, tentu perlu adanya pemikiran-pemikiran strategis untuk mengakomodir kepentingan dan kebutuhan yang dimiliki sekolah ini sehingga nantinya dapat menghadapi  dinamika yang ada baik kemunduran, stagnant maupun kemajuan kedepannya,” katanya.

“Apalagi kita juga harus menyiapkan pemenuhan atas SDM yang nantinya sangat diperlukan untuk menjawab sejumlah tantangan global sehingga nantinya SDM yang nantinya dilahirkan dapat mengelolah segala sektor dengan sebaik-baiknya. Tentu sebagai bagian dari sub system pembangunan nasional yang memiliki peran vital dan indikator penting hal utama yang menjadi modal adalah bagaimana seorang tenaga pendidik dapat mengakomodir dan membina peserta didik melalui pendidikan karakter yang mutual sehingga kedepan saya berharap bali nantinya dapat menjadi salah satu pusat sentral pendidikan yang ada di Indonesia dengan identitas Bali Intelektual dengan kualitas SDM yang memiliki daya saing,” imbuhnya.

Ia juga berpesan kepada pihak sekolah agar terus meningkatkan kualitas sekolah baik sistem maupun sarana prasarana yang ada disekolah mengingat SDN 1 Lodtunduh merupakan salah satu situs sekolah tertua di Kabupaten Gianyar yang pastinya telah melahirkan lulusan-lulusan yang hebat sehingga dengan demikian sudah saatnya harus tetap dipertahankan dan dikembangkan lagi. Lebih lanjut ia juga menyampaikan, bahwa sudah sepantasnya Pemerintah Daerah mempertegas seluruh keberadaan sekolah-sekolah tertua dan bersejarah yang ada di  Kabupaten Gianyar dengan memberikan perhatian dan pembinaan sehingga eksistensinya tetap terjaga.

Tak lupa, Dr. Wedakarna juga menyempatkan diri untuk berkeliling ke beberapa gedung sekolah dan ruangan untuk melihat langsung proses belajar mengajar dikelas, dirinya juga menyempatkan diri untuk memberikan motivasi kepada siswa agar terus belajar guna menggapai prestasi sehingga kelak menjadi seorang pemimpin. Sebelum mengakhiri kunjungannya Dr. Arya Wedakarna juga menyempatkan diri untuk memberikan pertanyaan kepada guru terkait dengan keberadaan status guru disekolah yang masih berstatus honorer, dirinya berpesan kepada seluruh guru honorer yang  mengajar disekolah ini agar mulai mempersiapkan diri jelang dicabutnya moratorium CAPNS 2019 mendatang dengan memperkaya ‘skill’ dan pengetahuan dibidang ITE sebagai modal mengikuti seleksi nantinya,” tandasnya. (rls)