JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Circle K Run, Ingin Dongkrak Bali sebagai Destinasi 'Sport Tourism'

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam lima tahun terakhir, Iari berevolusi menjadi salah satu olahraga yang sangat populer di Indonesia. Pelaku dan penggemarnya berasal dari segala usia dan melingkupi semua strata sosial yang ada di Tanah Air.

Untuk itu, Circle K menggelar lomba lari bertajuk Circle K Run 2018 Bali Edition, Minggu (29/7/2018) pagi di Monumen Bajra Sandhi Denpasar. Ada dua kategori jarak yang dilombakan dalam Circle K Run 2018 Bali Edition, yakni 10K dan 5K.

"Bali, tepatnya Denpasar, menjadi pilihan lokasi penyelenggaraan Circle K Run 2018 karena destinasi wisata populer di Indonesia ini memiliki beberapa kelebihan, mulai dari masyarakat yang ramah, kreatif, sportif, terutama dari kalangan muda, dan memiliki pemandangan yang indah di sepanjang lintasan. Ini sesuai dengan target market kami sebagai Convenience Store," ungkap Dicky Hernawan, Direktur Marketing dan Merchandising Circle K.

 

 

Sementara itu, Direktur Coorporate Affair Circle K, Gunawan Indra Baskoro mengapresiasi masyarakat Bali yang turut menyemarakkan even tahunan itu. Sebanyak 1.700 orang mengikuti Circle K Run 2018. Bahkan, Bali diakui sebagai daerah yang tinggi terhadap kesadaran hidup sehat, jika dilihat dari antusias jumlah peserta.

 

 

 

"Bahkan di daerah lain saja, seperti Bandung itu cuma pesertanya 600 orang. Sedangkan di Bali hampir memenuhi target 2.000 orang. Jadi ini saya rasa sangat luar biasa," tambah Gunawan Indro.

 

Senada dengan Dicky Hernawan, dipilihnya Bali sebagai tempat penyelenggaraan Circle K Run tak lain untuk mengenalkan Bali sebagai spot wisata populer yang dimiliki Indonesia. "Kita bisa lihat pesertanya ada dari Kenya, Inggris, Tiongkok, banyak lagi. Ini membuktikan bahwa ajang lari ini bisa menyedot wisatawan luar negeri. Kegiatan ini bisa mendongkrak pariwisata dan ini memang sasaran market kami," ujarnya.

Atlet nasional triathlon, Andi Wibowo juga mengikuti Circle Run 2018. Ia rela datang jauh dari luar Bali untuk sekadar ikut menikmati euforia masyarakat Bali.

"Bali butuh even yang seperti ini. Saya lihat antusias masyarakat Bali banyak yang ikut, ditambah lokasinya juga menarik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara,” uangkapnya.

 

 

Menurutnya yang perlu dibenahi soal penyelenggaraan adalah masyarakat perlu diberi informasi seluas-luasnya agar peserta lebih banyak. "Jadi masyarakat paham seberapa penting aktivitas olahraga itu. Mereka bisa ikut serta dan bagi yang tidak ikut bisa mengerti bahwa ada even besar semacam ini yang perlu diadakan terus," kata Andi.

Ia berharap lomba lari ini memberikan dampak berarti dalam upaya membangun gaya hidup sehat masyarakat lndonesia, serta mendorong tumbuhnya kembali industri pariwisata di Bali. (eka)