JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Sungguh memprihatinkan. atlet tinju amatir Bali, Valentinus Nahak tergolek lemas karena harus berjuang dengan penyakit kelenjar getah bening. Valentinus dirawat kembali di RSUP Sanglah, Denpasar, sejak Jumat (27/7/2018) lalu.

Beberapa waktu lalu, adik kandung peraih medali emas cabor tinju SEA Games 2011, Julio Bria itu sempat mengikuti pelatnas Asian Games 2018 di Manado.

 

 

Tepatnya satu minggu sebelum lebaran, Valen kembali ke Bali karena pelatnas kala itu diliburkan. Saat itu dia diduga mengalami gejala sakit kelenjar getah bening. Padahal operasi sudah dilakukan di RS Sanglah pekan lalu, tapi sampai sekarang kondisinya belum membaik.

Petinju Bali yang dulu sukses mendapat medali perak di PON 2016 Jawa Barat ini tampak tak berdaya. Kondisi fisiknya melemah, tubuhnya terlihat kurus, jauh berbeda dari kondisi sebelumnya ketika masih lincah di ring tinju.

 

 

Julio Bria, kakak kandung Valentinus Nahak menuturkan, kalau adiknya kini sedang berjuang melawan penyakit kanker kelenjar getah bening.

“Tubuhnya sudah gak ada isinya sama sekali , tinggal tulang sama kulit, sedangkan kulitnya itu kalau kita gesek begini terus lama-lama luka, kita bangunin dia saja susah,“ ucapnya lirih.

Pada Mei 2018, ia kembali ke Bali kemudian mendapat perawatan karena kondisinya melemah. Valentinus pun sempat dinyatakan sehat namun ternyata kondisinya berbanding terbalik.

Sang kakak mengaku terkejut dengan kondisi adiknya yang terlihat kurus kering sepulang dari Manado. Ia berharap pada pemerintah untuk membantu kesembuhan adiknya tersebut. "Harapan saya ya bisa bantu untuk kesembuhan adik saya ,” ucapnya.

 

 

 

Sementara itu, Ketua Umum Pertina Denpasar, Made Muliawan Arya ditemui di Monumen Bajra Sandhi Denpasar, Minggu (29/7) mengatakan, pihaknya baru mengetahui keadaan Valentinus menderita penyakit kelenjar getah bening ketika di Denpasar.

“Setelah kami bawa ke rumah sakit, akhirnya pihak rumah sakitlah yang memberitahu kami,” ucap pria yang akrab disapa De Gadjah.

Ia menambahkan, kala itu, kondisi Valentinus masih bagus ketika baru tiba di Bali, namun setelah pagelaran Kapolri Cup yang berlangsung tanggal 1- 9 Juli 2018 di Manado, kondisinya semakin memburuk.

Muliawan mengatakan, pihaknya siap membantu Valentinus demi kesembuhan total., Ia berencana akan meminta bantuan ke pihak Kemenpora ataupun Walikota Denpasar. (eka)