JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Perbasi Siap Hadapi Pra Kualifikasi PON Papua

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Ketua Umum Pengprov Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Bali I Gusti Ngurah Oka Darmawan, belum lama ini mengaku telah menyiapkan para atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 di Papua. Ia mengatakan pembinaan para atlet telah dilakukan secara intensif. "Saya rasa semua cabor sudah bersiap untuk PON Papua," katanya.

Namun, ia mengatakan kesempatan lolos bertanding pada PON sangat berat. Sejumlah tahapan seperti Pra Kualifikasi harus dilalui. Namun untuk PON 2020, pra kualifikasi cabor basket menggunakan model Kejuaraan Nasional (Kejurnas). Bahkan Kejurnas akan dibagi ke beberapa wilayah.

 

“Kemungkinan tidak ada Pra PON tetapi dipakai modelnya Kejurnas, di sana nanti dicari 8 besar,” tuturnya. Terkait penciutan pengiriman atlet cabang olahraga (cabor) beregu, hal itu diakuinya sejalan dengan alasan efisiensi biaya. Dirinya mengatakan kalau hal tersebut sah saja.

"Hal tersebut sah saja dilaksanakan KONI Bali. Namun untuk cabor Basket, pembuktian prestasi masuk 8 besar akan direalisasi di Kejurnas nanti," uangkapnya seraya mengatakan tahapan seleksi delapan besar dapat menjadi pertimbangan untuk dikirim menuju PON 2020.

Lebih lanjut dikatakan, semua cabor menerapkan berbagai aturan, salah satunya tentang nomor yang dipertandingkan dan kuota pemain. “Itu yang diambil 12 besar atau delapan besar, kalau memang kita tidak masuk ya kita legowo tidak diberangkatkan,” tegasnya. Namun bila masuk delapan besar, Perbasi Bali akan berupaya maksimal memperjuangkan agar atlet Basket Bali dikirim menuju PON 2020, meski tidak berada di urutan pertama.

 

Berkaca pada prestasi Pebasket Bali selama ini, di Pelatnas Asian Games Bali mampu menyumbang 4 pebasket di Pelatnas masing-masing Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi (Ayu), Ni Putu Eka Liana Febiananda (Eka), Regita Pramesti (Tata), dan Partita Cita Dewi (Cita). (eka)