JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Anak-anak SDN 2 Ubung tampak ceria mengikuti sosialisasi permainan tradisional dari Komunitas Olahraga Tradisional Indonesai (KOTI) Bali bekerjasama dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Bali, bertajuk 'Lestari Budayaku, Bugar Bangsaku', di halaman SDN 2 Ubung, Sabtu pagi (26/05/2018).


Dua permainan tradisional, yakni enggrang dan terompah, mungkin asing bagi sebagian siswa. Pasalnya, semua siswa tampak penasaran dengan permainan yang butuh kekompakan, dan mereka pun tida segan-segan untuk mencobanya dengan penuh semangat, kendatipun mereka harus jatuh bangun.

Sekum FORMI Bali Made Suantina Jodi menyambut baik kegiatan yang diadakan KOTI Bali ini. "Kegiatan sosialisasi ini sangat baik sekali, karena kita lihat olahraga tradisional di Bali mulai memudar, ditengah permainan modern (gadget) saat ini," katanya setelah membuka sosialisasi tersebut.

Ketua KOTI Bali I Gde Made Sukrawan  akrab dipanggil De Kawa mengatakan, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Gerakan Masyarakat Berolahrga (Gemora) untuk menyadarkan masyarakat dalam meningkatkan kesehatan dan kebugaran melalui olahraga. "Melalui kegiatan ini, kami ingin menghidupkan kembali olahraga tradisional sebagai pemicu masyarakat agar lebih sehat lagi," katanya.

Melalui Gemora ini, lanjutnya, akan menumbuhkan olahraga tradisional yang ada di seluruh Indonesia. Terutama di Bali sendiri. "Kita di Bali sudah melakukan di lapangan Niti Mandala Renon untuk memperkenalkan KOTI," ungkpanya.

Sementara, Kepala SDN 2 Ubung mengatakan, mengapresiasi kegiatan yang diadakan di sekolah yang ia pimpin. Menurutnya, sosialisasi ini sangat bermanfaat sekali dengan siswa, khususnya dalam membentuk karakter siswa. "Kami merasa bangga dan terhormat dijadikannya SDN 2 Ubung sebagai tempat sosialisasi olahraga tradisional ini," ujarnya. (Alt)