JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Jakarta 69 Juarai Paradise Cup 2018

OLAHRAGA
Typography

MANGUPURA-Fajarbali.com | Club sepakbola wanita Jakarta 69 berhasil menjuarai turnamen sepakbola bertajuk Paradise Cup I tahun 2018, yang berlangsung di Gelora Trisakti, Kuta, Bali.

Menariknya, Jakarta 69 menang dengan jumlah poin 12 dan tanpa pernah kebobolan gol. Paradise Cup sendiri diikuti sebanyak lima club. Yakni, Jakarta 69, Evolutian FC Jawa Timur, Persijap Kartini-Jawa Tengah, Pro Direct Jakarta, dan Paradise Football Angel-Bali.

Asisten Deputi Pengelolaan dan Pendidikan Kementerian Olahraga, Arifin Majid saat menutup Paradise Cup menyampaikan, turnamen ini menandakan bahwa sepakbola wanita bangkit dari Bali. “Kita sudah sampaikan ke panitia agar ini menjadi agenda tahunan, sehingga tahun depan bisa kita masukan ke dalam bagian Hari Olahraga Nasional (Haornas). Karena saat ini sudah ada kelompok sepakbola berjenjang, U 12, 14, 16, 18, dan U 21. Jika bisa, sepakbola wanita juga di masukan kesana,” katanya, Minggu (25/2/2018).

Wakil Ketua Umum II KONI Bali, Maryoto Subekti mengatakan, kejuaraan ini menandakan bahwa ada kontingen sepakbola wanita di Bali. “Jadi mereka tidak hanya pandai menari, akan tetapi juga bisa bermain sepakbola,” ujarnya seraya menambahkan agar terus ditingkatkan dan tidak hanya berhenti sampai di sini saja.

Sekum Asprov PSSI Bali, Dewa Made Wirawan mengapresiasi kejuaraan tersebut. Dan pihaknya berharap, tahun depan dari segi peserta agar ditingkatkan. “Event ini akan merangsang pertumbuhan sepakbola wanita di Bali,” jelasnya sembari berharap, tahun depan informasi tentang turnamen ini lebih awal.

Ketua Umum Yayasan Go Bola Bali, I Gusti Agung Putu Nuaba mengatakan, turnamen ini adalah sejarah dan pertamakali di Bali. “Kami harapkan dengan kegiatan ini menjadi motivasi bagi putri-putri di Bali menjadi pemain bola. Karena sekarang timnya sudah ada, dan ajangnya pun sudah ada,” katanya.

Sementara, Coach Jakarta 69 Rocky Melkiano Advantutirai mengaku, persiapan timnya secara dadakan. Yakni hanya berlatih selama satu minggu dan latihan tidak pernah komplit.  “Tim ini baru terbentuk. Yang asli Jakarta 69 hanya Zara. Dan kita latihan hanya seminggu,” ujarnya.

Sedangkan Kapten Tim Jakarta 69 Vinisilvianos mengatakan, persiapan sangat mepet dan waktunya juga tidak banyak. “Kita sudah ada komitmen kalau yang absen latihan kita berikan tambahan waktu saat dia berlatih,” katanya, seraya mengatakan keberhasilan ini adalah berkat kerjasama tim dan main dengan sabar. (Alt)