JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Wanita kelahiran Kupang, Angelia Andji (27) sepertinya harus berpikir ulang untuk melakukan perbuatan yang sama. Yaitu melakukan tindak pidana penganiayaan. Sebab ulahnya menghajar temanya bernama Fitriah, dia dituntut hukuman 10 bulan penjara. 

Dalam sidang, Selasa (11/7/2018), Jaksa Penutup Umum (JPU) Cokorda Intan Merlany Dewie dalam amar tuntutan menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 315 ayat (1) KUHP. 

Setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan diantaranya adanya perdamaian antara korban dan terdakwa, JPU akhirnya hanya menuntut terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan. 

"Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan,"sebut jaksa Kejari Denpasar itu. 

Diketahui, kasus yang mengirim terdakwa ke penjara ini berawal saat terdakwa menelpon pacar saksi Fitriah yang bernama Asawi Diyanti agar membuat kredit sepeda motor di bank BRI. Namun saksi Diyanti tidak mau sehingga keduanha terlibat cekcok.

Terdekat lalu mengatakan akan mendatangi saksi ke rumahnya. Pada saat terdakwa bertengkar mulut dengan saksi Diyanti, terdakwa mendengar saksi Fitrah yang membuat terdakwa tersinggung. 

Selanjutnya pada pukul 07.00 WITA terdekat mendatangi tempat tinggal saksi Diyanti di Jln. Telkom II Uma Sari Pedungan. Sampai rumah Dwiyanti terdakwa marah marah dan langsung menghajar Fitrah yang juga ada dirumah Dwiyanti. (eli)