JA Teline V - шаблон joomla Форекс

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Pasukan Bidang Brantas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali membongkar jaringan narkoba, Kamis (7/6/2018) lalu. Selain mengamankan barang bukti 12 kg ganja kering, lima pelaku ditangkap disejumlah tempat terpisah, yakni di Jalan Mataram Kuta, Mohamad Yamin, dan Panjer, Denpasar Selatan.  

Hingga berita ini diturunkan, pihak BNNP Bali belum memberikan komentar resmi terkait penangkapan. Termasuk identitas kelima pelakunya. “Identitas lima pelaku belum bisa kami sampaikan karena masih dalam penyelidikan. Ada 12 kg ganja kering yang kami amankan sebagai barang bukti,” bisik sumber, Senin (11/6/2018).

Sumber yang enggan disebut namanya itu mengatakan, terbongkarnya lima pengedar narkoba berdasarkan laporan masyarakat. Pihak BNNP Bali dipimpin Kabid Brantas AKBP Ketut Artha dan Kasi Intelijen Bid. Berantas BNNP Bali Kompol Saifudin Jupri awalnya menangkap satu pelaku di Jalan Mataram Kuta. “Dari lokasi kami amankan banyak barang bukti ganja kering dalam paketan besar,” beber sumber lagi.

Setelah menangkap satu pelaku, pihak BNNP Bali bergerak cepat mengejar pelakunya disejumlah lokasi. Satu pelaku ditangkap di sebuah rumah di Jalan Mohamad Yamin, Renon, Denpasar Timur. Berlanjut penangkapan di wilayah Panjer, Denpasar Selatan.

"Lima pelaku yang kami tangkap dibeberapa lokasi ini satu jaringan. Mereka mengakui ganja kering yang kami sita merupakan dipasok dari luar Bali,” beber sumber.

Saat ini kelima pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik BNNP Bali. Agar tidak saling konfrontir satu sama lain, kelimanya ditahan secara terpisah. Sementara itu, Kepala BNNP Bali Brigjen Pol. Putu Gede Suastawa saat dikonfirmasi membenarkan adanya pengungkapan kasus tersebut. Namun jenderal bintang satu ini enggan membeberkan penangkapan tersebut. "Sabar, besok (hari ini-red) kami rilis kasus tersebut. Barang buktinya sangat banyak 12 kg," tegasnya.(hen)