JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Dituntut 10 Bulan, Maling TV LED Nangis

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Farit Taufiq (37) yang menjadi terdakwa karena ketangkap basah hendak mencuri sebuah televisi (TV) LED 32 inch tak kuasa menahan tangis saat dituntut 10 bulan penjara. 

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Made Ayu Citra Maya Sari dalam amar tuntutanya menyatakan, terdakwa yang tinggal di Jln. Lenda Winda No. 6 terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan. 

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 363 ayat (1) ke-5 KUHP. "Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 10 bulan," sebut jaksa Kejari Denpasar itu. 

Sebelum menjatuhkan tuntutan, JPU terlebih dahulu membacakan hal-hal yang memberatkan dan meringankan. Yang memberatkan perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat. Sedangkan yang meringakan, terdakwa sopan selama persidangan dan terdakwa belum sempat minikmati hasil kejahatanya. 

Mendengar tuntutan itu, terdakwa yang sebelumnya hanya tertunduk lesu di muka sidang, langsung menangis usai persidangan. Sementara itu sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, aksi pencurian ini dilakukan terdakwa di Jln. Diponegoro Gg Rangsana Kavling 7 Pesanggaran, Denpasar. 

Sebelum aksi pencurian dilakukan, terdakwa terlebih dahulu menyiapkan alat-alat yang akan digunakan seperti, satu buah rencen kunci yang terdiri dari delapan buah anak kunci dan sebuah karung putih. 

Setelah itu terdakwa dengan mengendarai sepeda motor berkeling untuk mencari sasaran. Sitibanya di tempat kejadian, terdakwa turun dari motornya dan menuju kamar kos milik saksi korban, Allan Fandrius. 

Terdakwa masuk kedalam kamar korban dan mengambil sebuah TV LED 32 inci. "Setelah mengambil TV, terdakwa berjalan menuju ruang tamu dengan maksud memasukan TV kedalam karung," sebut jaksa. 

Namun apes, belum juga terdakwa berhasil membawa TV tersebut, saksi korban melihat terdakwa dan langsung mengamankan terdakwa sekaligus membawanya ke kantor polisi. (eli)