JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Jaga Keamanan, Satpol PP Lakukan Sidak Duktang

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Maraknya isu teroris serta adanya bom di Surabaya maka, tim gabungan serentak dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan melibatkan Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Provinsi Bali, Kepolisian beserta Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan sidak kawasan rawan penduduk pendatang di Kota Denpasar.

 

“Upaya itu melakukan pendatang terhadap penduduk pendatang sehingga mudah kontrol dan mencegah ancaman terorisme,” kata Kasatpol PP Bali I Made Sukadana di Denpasar, Rabu (23/05./2018).

Hal itu disampaikan ketika melakukan Sidak Gabungan yang melibatkan Pecalang, Forum Prebekel Kota Denpasar dan perangkat desa keempat wilayah yakni Denpasar Timur, Denpasar Barat, Denpasar Selatan dan Denpasar Utara.

Kegiatan yang mulai 23.00 Wita hingga dini hari itu, juga dalam rangkaian pengamanan menyambut Hari Raya Suci Idul Fitri, Galungan dan Kuningan serta menyongsong pertemuan internasional IMF-World Bank.

Sukadana didampingi Kabid Trantib Satpol PP Bali Dewa Nyoman Rai Dharmadi asal Nusa Penida mengatakan, Denpasar menjadi barometer keamanan Bali yang mengandalkan dari sektor pariwisata. "Untuk itu, sidak serupa akan dilaksanakan kabupaten lainnya di Bali dalam memastikan rasa aman kepada seluruh warga, ungkapnya.

Sementara itu, Dewa Nyoman Rai Dharmadi menambahkan, pihaknya mengajak masyarakat bersama perangkat desa dan pecalang berpartisipasi aktif menjaga keamanan dan ketertiban pada masing-masing wilayahnya. Pada sidak tersebut sudah mampu mengumpulkan 150 orang penduduk pendatang yang belum melaporkan diri di Desa Ubung Kaja, Denpasar Utara setelah melakukan operasi selama tiga jam.

Gerakan serentak ini sebagai langkah pencegahan dini dalam menghindari hal-hal yang tidak diinginkan yang menimpa keamanan dan ketertiban Bali. “Mengingat keamanan Bali sangat sensitif karena sebagai daerah pariwisata,” ujarnya.

Ketua Forum Prebekel Denpasar I Wayan Mirta akan mengajak seluruh prebekel untuk memfasilisati penduduk pendatang untuk mengurus surat tanda lapor diri. Langkah tersebut memudahkan monitor penduduk non permanen, aparat desa akan berperan aktif mendatanya. Selain itu, pihaknya mengharapkan adanya sinergi pemerintah yang melibatkan desa dalam menjaga keamanan.

Pada kesempatan yang sama, Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo juga mengaku sudah menyiapkan pasukan dan SOP dalam antisipasi ancaman terorisme. Serta melakukan pengamanan yang lebih ketat pada masing-masing lokasi yang sudah ditentukan dengan dukungan sarana dan prasarana. “Kami sudah siapkan semuanya baik sejanta dan pelindung,” tutupnya. (Kdk)