JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Tiga Pelaku Pengeroyokan Pengunjung Café Delona Diringkus

DENPASAR
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dua hari menyelidiki kasus pengeroyokan terhadap pengunjung, AA Ngurah Mahisa Narendra (36) di Café Delona di Jalan Taman Pancing Denpasar Selatan, Team Opsnal Reskrim Polsek Denpasar Selatan membekuk 3 pelakunya.

 

Yakni Mohamad Hosen (36) asal Sumenep Madura Jawa Timur, Muhamad Usman (27), asal Kepaon, Denpasar dan Muhamad Amin Tohari (29) asal Kediri Jawa Timur.

Penangkapan ketiga tersangka ini sangat menarik. Di saat polisi memeriksa saksi-saksi dan olah TKP, ketiganya datang kembali ke Café Delona, Senin (23/4/2018) sekitar pukul 13.00 Wita. Mereka datang ke tempat hiburan tersebut hendak minum-minum.

“Kami menerima laporan ketiganya datang ke Café hendak minum. Kami langsung tangkap. Mereka bertiga yang mengeroyok korban,” ujar Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Putu Indraja didampingi Kanitreskrim Iptu Hadimastika, Selasa (24/4/2018).

Di pemeriksaan, ketiga tersangka mengaku mengeroyok korban karena salah paham dan dipengaharui minuman keras. Pengeroyokan terjadi di luar Café, setelah korban AA Ngurah Mahisa Narendra dibawa keluar oleh security setempat.

“Pelakunya pengunjung, bukan satpam. Mereka mengeroyok korban karena spontanitas dan salah paham,” ujar Kompol Indrajaya.

Seperti diberitakan, Café Delona yang terletak di Jalan Taman Pancing, Pemogan, Denpasar Selatan, Minggu (22/4) dinihari, terpaksa di pasang Police Line (garis polisi) oleh aparat kepolisian Polsek Denpasar Selatan. Hal itu menyusul terjadinya perkelahian dan pengeroyokan terhadap seorang pengunjung bernama AA Ngurah Mahisa Narendra (36) oleh 6 pemuda berbadan kekar di dalam bar kafe tersebut.

Dalam insiden pengeroyokan tersebut, korban yang tinggal diseputaran Jalan Raya Sesetan Denpasar Selatan mengalami luka memar di kedua matanya, bengkak pada bibir dan gigi retak. Korban dikeroyok tanpa alasan yang jelas, saat korban datang ke Café hendak minum bir, Sabtu (21/4) sekitar pukul 21.00 Wita.

Tiba-tiba saja, dia didatangi seorang pemuda yang berdalih telah menyenggolnya. Korban yang merasa tidak menyenggol siapa siapa membantahnya sehinga bibirnya dipukul oleh pelaku. Pemukulan berlanjut di luar Café oleh tiga tersangka Mohamad Hosen, Muhamad Usman dan Muhamad Amin Tohari. Kini, ketiga tersangka dijerat pasal pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHP ancaman di atas 5 tahun penjara. (hen)