JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Pengamanan Puspem Badung Diperketat

BADUNG
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Pascaterjadinya bom bunuh diri di beberapa tempat di Surabaya, penjagaan di Kabupaten Badung diperketat.

Hal tersebut guna mencegah aksi terorisme di Kabupaten Badung khususnya di instansi pemerintahan. Khusus di pintu masuk Puspem Badung, Sempidi, ditugaskan personel Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) dan security untuk melakukan pemeriksaan terhadap orang dan kendaraan yang masuk, Selasa (15/5/2018).

Kepala SatPol PP Badung, I Gusti Agung Ketut Suryanegara mengatakan, pihaknya memang tengah meningkatkan penjagaan dan pengawasan sejak, Senin (14/5) lalu. Jika sebelumnya dilakukan lima kali dalam seminggu, saat ini dilaksanakan tiap hari, baik siang maupun malam. 

“Iya, mengingat peristiwa di Surabaya, kami dari kemarin (lusa-red) meningkatkan pengamanan dan patroli, bekerja sama dengan kepolisian, TNI linmas, dan pecalang,” ungkapnya.

Dijelaskan Suryanegara, ada total 2.000 personel dikerahkan dalam kegiatan pengamanan ini. Sementara di Puspem disiagakan sebanyak 70 personel.

“Itu terdiri dari personel kami dan linmas. Jadi ada 2.000 per shift, yakni pagi dan sore,” jelasnya.

Disinggung mengenai kendaraan plat merah dan orang-orang yang berseragam dinas, khususnya sipil tidak diperiksa, Suryanegara tidak menampik. “Bagi pegawai yang menggunakan mobil dinas,  kami hanya minta menurunkan kaca mobilnya. Karena kan saat ini gampang beli plat merah. Jadi kalau kaca mobil diturunkan, petugas bisa mengetahui jika yang bersangkutan betul-betul pegawai,” terangnya.

Selain memperketat penjagaan puspem, Suryanegara mengatakan, pengawasan juga dilakukan dengan menyusuri rumah-rumah penduduk. Hal ini untuk mengecek penduduk pendatang atau duktang. Jika ada yang melakukan pelanggaran, maka akan disidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), Kamis (17/5) besok.

“Yang jelas kita semua berharap keamanan Badung tetap terjaga dan tidak terjadi hal-hal tak diinginkan,” tegasnya. (put)