JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Direktorat P3DN Fasilitasi Pemasaran Online

EKONOMI
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Perkembangan teknologi memaksa pelaku usaha untuk memasarkan produknya secara online karena penjualan manual tidak lagi efektif untuk menjual.  Untuk itu, pelaku industri  diharapkan memanfaatkan media online untuk menjual produk yang dihasilkan.  

Dimana Direktorat Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri (P3DN), bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gianyar menggelar acara Fasilitasi Pemasaran Online di Hotel Sthala Ubud, Senin (6/8/2018). Acara ini diikuti pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) se-Kecamatan Sukawati khususnya pengerajin perak.

Ketua Panitia pelaksana kegiatan, Yasir Nusa mengatakan Acara Fasilitasi Pemasaran Online akan digelar selama dua hari, yaitu tanggal 6 dan 7 Agustus. Tujuannya untuk memberikan pengetahuan kepada pelaku usaha kecil dan menengah dalam memasarkan produknya secara online melalui market place. Serta memperluas akses pemasaran UMKM dari Offline  ke Online. Acara Fasilitasi Pemasaran Online ini diisi oleh Matahari Mall guna memberikan kiat-kiat berjualan serta praktek langsung pemasaran secara online.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Penggunaan dan Pemasaran Produk Dalam Negeri Luther Palimbong. “Kami disini menawarkan model pemasaran online, makanya kami bawa matahari.comagar pengerajin bisa memanfaatkan pemasaran produknya dengan online melalui market place,” ujar Luther Palimbong.

Lebih lanjut Luther Palimbong menjelaskan bahwa terjadi peningkatan pengguna internet dari 132 juta jiwa ditahun 2016 menjadi 143 juta jiwa ditahun 2017. Pengguna internet yang mencapai 54% dari jumlah penduduk Indonesia mengindikasikan adanya peluang pasar yang cukup besar. “Pengguna internet merupakan sasaran potensial menawarkan barang kerajinan, karena setidaknya mereka mampu membeli kuota yang mencirikan mereka mampu untuk mengakses internet serta berbelanja secara online. Hal inilah yang seharusnya menjadi peluang untuk memasuki pemasaran secara online,” tambah Luther Palimbong.

Luther Palimbong berharap kedepan Kabupaten Gianyar menjadi pusat kerajinan yang luar biasa untuk membawa Bangsa Indonesia semakin berkibar di bidang kerajinan. Di samping itu, harapannya dengan pemasaran online, pelaku UMKM dapat memperluas akses pasar sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan menambah lapangan pekerjaan. Sehingga mampu mendukung program nasional untuk meningkatkan pendapatan perkapita.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gianyar, I Wayan Suamba mengatakan, Pemkab Gianyar sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena melalui kegiatan ini memberikan dorongan kepada pengerajin Gianyar untuk termotivasi lagi memasarkan produknya secara online. Dikatakan oleh Suamba, program ini telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi pada 4 April 2018 lalu di JCC pada saat acara Industri Summit Indonesia 4.0 dalam rangka peningkatan ekspor untuk produk kerajinan.

Kegiatan ini juga mendukung program Nawa Cita pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan, meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Internasional dan mewujudkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sector-sektor strategis ekonomi domestic. Harapannya dengan kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan pelaku UMKM. Suamba juga mengingatkan peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya dengan aktif berdiskusi bersama narasumber. “Untuk peserta saya minta agar dapat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya, segala hal yang kurang jelas agar dikonsultasikan secara langsung kepada para narasumber yang ada,” jelas Suamba. (sar)