JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Harga Kelapa Butiran di Jembrana Merosot

EKONOMI
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Petani kelapa  di Jembrana menjerit, lantaran harga kelapa butiran mengalami penurunan yang cukup drastis. Kondisi jelas tersebut akan berdampak bagi kehidupan petani kelapa, dan terancam merugi. Lima bulan lalu harga kelapa butiran bisa mencapai Rp 3000 perbutir.

Tidak lama menurun menjadi Rp 2000 perbutir. Bahkan kini turun lagi menjadi Rp 1500 perbutir. Tidak hanya persoalan harga, untuk pemasaran  pengepul kini cenderung sulit nyalurkan hasil petani kelapa tersebut dan lagi berkurangnya permintaan kelapa belakangannya ini

Wayan Ardana salah seorang petani kelapa di Kecamatan Mendoyo Selasa (26/6/2018) mengatakan mulanya harga turun  Rp 2000 perbutir,  lalu turun lagi dalam satu minggu menjadi Rp 1700 perbutirnya. Kini kata Ardana, harganya malah merosot lagi di tingkat petani Rp 1500 perbutir. “Jika terus seperti ini, kami petani kelapa akan terancam merugi,” ujarnya.

Dia menambahkan harga untuk panen khususnya biaya  tukang petik kelapa kini mencapai Rp 5000 perpohon, sedangkan hasilnya tidak seberapa dan harganya murah. Tidak sampai di sana, untuk hasil kelapa yang baik, juga butuh perawatan pohon kelapa yang maksimal.

Kadek Ayu Adhi Armawati salah seorang pengepul kelapa butiran asal Banjar Wali Desa Yehembang Mendoyo membenarkan harga kelapa butiran merosot. Dia menduga turunnya harga kelapa butiran kemungkinan karena panen kelapa yang cukup banyak dan berlimpah. Sedangkan permintaan kelapa dari luar Jembrana dan di luar Bali tidak terlalu banyak. Hal ini juga menjadi salah satu penyebab, sehingga harga turun drastis. Sekarang ini katanya, stok kelapa butiran sangat banyak dan hampir tidak menampung.

“Sekarang permintaan kelapa butiran dari luar daerah tidak terlalu banyak, seperti sebelumnya,” ujar Ayu Adhi. W-003