JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Di Bali Choco Park, Berwisata Sambil Mengenal Budidaya Coklat

EKONOMI
Typography

GIANYAR-Fajarbali.com | Bali Choco Park sebuah objek wisata baru dimana wisatawan bisa berwisata sambil belajar mengenai budaya coklat serta pembuatan coklat itu sendiri.

Selain itu Bali Choco Park juga mengemas perpaduan berbagai tanaman jenis kakao (coklat) dan tanaman langka lokal serta dilengkapi permainan paintball kini sedang dikembangkan di Desa Kemenuh, Sukawati, Kabupaten Gianyar. Di kawasan seluas sekitar 4 hektar itu pengunjung juga bisa menikmati kuliner di "Bebek Coklat Resto" yang berada dalam areal tersebut. "Kami sedang mengembangkan objek wisata baru, yakni 'Choco Park' dengan aneka tanaman coklat dan berbagai tanaman langka. Objek wisata ini memang baru. Namun lokasinya sangat strategis, karena Desa Kemenuh itu sejak dahulu dikenal sebagai daerah seni perajin ukiran," kata pemilik "Choco Park" Ida Bagus Kesawa Narayana didampingi sang istri Ida Ayu Tilem di Kemenuh, Gianyar, Rabu (13/6) di sela-sela gathering BPR Surya bersama nasabah dan mitra kerja. Sebagaimana diketahui IB Kesawa Narayana adalah owner BPR tersebut.

Dijelaskan Kesawa dalam kawasan objek wisata tersebut juga dibangun resto, yakni "Resto Bebek Coklat" yang siap menyajikan makanan, kue (jajan) dan minuman dengan balutan coklat. "Selain itu juga ada tempat wahana permainan, antara lain untuk 'outbound dan paintball', yakni permainan perang-perangan yang seru serta menyenangkan setiap peserta," ujarnya.

Kesawa Narayana menjelaskan dalam taman coklat tersebut juga ditanam berbagai pohon langka dan tanaman obat-obatan. Seperti tanaman yang kini sudah langka yakni pohon badung, juwet, sentul, boni dan lainnya.

"Sedangkan tanaman yang menjadi ikon di kawasan objek wisata tersebut adalah pohon coklat. Kami menanam belasan jenis pohon coklat. Jadi pengunjung akan melihat langsung buah coklat tersebut, termasuk juga menu coklat yang disajikan di resto tersebut," ujar Kesawa Narayana yang lama menimba ilmu di Jerman. Ia mengatakan pengunjung atau wisatawan yang menikmati objek wisata itu juga bisa bergembira dengan bermain "paintball" di lahan yang luas. "Dengan lokasi seluas itu, para pemain akan secara leluasa melakukan ekspresi melakukan keseruan bermain perang-perangan dengan kostum khusus dan unik. Permainan ini rencananya akan dibuka mulai bulan depan," ujarnya. Sedangkan di Resto Bebek Coklat, kata dia, para pengunjung bisa menikmati berbagai kuliner yang disajikan, tentu menjadi khas makanan adalah bebek. "Dengan mengunjungi objek wisata tersebut, maka pengunjung sangat dimanja dengan berbagai kegiatan dan menikmati menu kuliner yang memenuhi selera makan yang berbeda dengan yang biasanya," katanya seraya menbahkan di kawasan sejuk dan hijau itu pengunjung bisa keliling bersantai dan bagi pelajar bisa menimba ilmu tentang botani. (kdk)