JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Melawan, Buruh Bangunan Pencuri HP dan Tas  Didor

GIANYAR
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Seorang buruh bangunan asal Kabupaten Sumba Barat, NTT terpaksa didor kakinya, karena melakukan perlawanan saat ditangkap jajaran Satreskrim Polres Gianyar.

Buruh bangunan Mateus Muda Kura alias Okto (20) dilaporkan mencuri HP Samsung dan tas selempang rekan kerjanya di bedeng sebelah tempatnya bekerja.

Kejadian ini bermula, pada 17 Agustus lalu, korban yang baru bangun mendapati HP miliknya yang dicharge tidak ada di tempatnya. Selain itu, barang berupa tas selempang warna coklat yang berisi uang Rp 1 juta, SIM C, SIM A, KTP dan STNK DK 5368 LO tidak ada ditempatnya. Mendapati barangnya hilang tersebut, korban menanyai teman yang satu bedeng, namun semua mengaku tidak mengetahui dan mengambil miliknya. Akibat kehilangan barang tersebut, korban mengaku kerugian sebesar Rp 5 juta.

Berdasarkan laporan tersebut, jajaran Satreskrim Polres Gianyar melakukan penyelidikan pada 10 September 2018 di Villa Kaya, Banjar Tengah, Desa Tegalalang. Ketika dilakukan pengecekan di bedeng lain, didapati tas selempang warna coklat merk Oakley dan HP Samsung Galaxy A5. Saat dilakukan interograsi, pelaku mengakui perbuatannya. Pelaku menyebutkan melakukan pencurian dengan masuk ke dalam proyek villa dengan mencongkel jendela triplek mengambil barang yang ada dalam bedeng. Pelaku juga mengakui kalau pencurian dilakukan bersama satu teman lainnya.

Kasatreskrim Polres Gianyar, AKP Deni Septiawan, Kamis (13/9/2018) menyebutkan dalam memberikan keterangan, pelaku berbelit-belit dan keterangan yang diberikan selalu berubah-ubah. Bahkan saat akan ditangkap, pelaku mencoba melawan petugas dan hendak kabur.

“Keterangan yang diberikan selalu berubah-ubah dan saat akan diamankan berusaha mengelabui petugas yang akhirnya diambil tindakan,” terang Deni Septiawan. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan Pasal 363, terbukti melakukan pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (sar)