JA Teline V - шаблон joomla Форекс

JEMBRANA
Typography

NEGARA-fajarbali.com | Dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) pada rapat paripurna IV DPRD di ruang sidang utama DPRD Jembrana, Kamis (21/6/2018). Dua ranperda yang disahkan, yakni Perda tentang Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah tahun 2018-2023 dan Perda tentang Desa Wisata.

Pengesahan dilaksanakan dengan penandatanganan Bupati Jembrana I Putu Artha dan Wakil Ketua DPRD Jembrana I Wayan Wardana serta disaksikan anggota Forkopimda, anggota DPRD Jembrana dan sejumlah pimpinan OPD Pemkab Jembrana.

Bupati Artha mengapresiasi kerja keras para anggota dewan, meskipun dalam suasana libur panjang dalam pelaksanaan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri, namun tetap dapat menuntaskan pembahasana dua ranperda tersebut. “Untuk itu, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi tingginya kepada Dewan Yang Terhormat, akhirnya Ranperda tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah tahun 1018 -2023,” ujar Artha.

Menurut Artha, sesuai dengan ranperda insiatif DPRD seperti yang telah disampaikan pada pendapat sebelumnya, telah memiliki pandangan yang sama dengan dewan, yakni mengembangkan konsep pariwisata berbasis masyarakat di Jembrana, melalui pengembangan desa wisata. “Sehubungan hal itu, dan telah melalui pembahasan yang panjang. Pada prinsipnya saya menyetujui penetapan ranperda desa wisata ini menjadi Perda,” ujar Artha.

Artha menambahkan dengan persetujuan terhadap dua ranperda menjadi perda, maka selanjutnya akan menambah regulasi daerah untuk mendukung pelaksanaan pemerintah dan pembangunan di Jembrana. Selanjutnya supaya dilaksanakan sebaik-baiknya dan tentunya pelaksanaannya diwasi oleh dewan. (prm)