JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com | Tatanan hidup baru atau new normal sudah ditetapkan oleh pemerintah Provinsi Bali pada Kamis, (9/7/2020) yang lalu. Bahkan sejumlah tempat wisata mulai dibuka untuk aktivitas masyarakat lokal.

Tentu dengan dibukanya sejumlah kawasan wisata untuk publik ini, akan kembali menggulirkan sektor ekonomi yang selama beberapa bulan sempat mati suri akibat wabah COVID-19.

 

Disinggung terkait hal itu, Akademisi Pariwisata, Ida Bagus Putu Puja mengatakan, dengan dibukanya sejumlah tempat wisata di Bali, tentu menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang sempat terpuruk.

 

"Ini merupakan dua sisi yang harus berjalan beriringan, jangan sampai hanya memperhatikan sisi kesehatan saja atau ekonomi saja. Kalau memang dari sisi kesehatan saja yang diperhatikan, akhirnya masyarakat juga yang terdampak. Pasalnya, di Bali hampir 60 persen masyarakat bekerja di sektor pariwisata," ujarnya, Senin (13/7/2020).

 

Tentu dengan dibukanya tempat wisata ini, pihaknya menyambut baik. Namun demikian masyarakat sendiri harus tetap melaksanakan protokol kesehatan dari dua sisi. Baik itu penerapan protokol kesehatan dari pengelola wisata maupun dari pengunjung itu sendiri.

 

"Dengan dibukanya sejumlah lokasi publik ini tentu sektor ekonomi juga akan ikut terdongkrak dan diharapkan laju pertumbuhan ekonomi yang sempat lumpuh akibat pandemi dapat berjalan dengan normal, walaupun membutuhkan waktu yang cukup lama," katanya.

 

Lebih lanjut Ida Bagus Putu Puja mengaku, untuk di sektor pendidikan, pihaknya selaku akademisi juga sudah menerapkan protokol kesehatan di kampus yang sesuai dengan arahan dari pemerintah.

 

"Kita sekarang berada dalam tahapan new normal, di mana semua takkan sama lagi dengan kondisi normal sebelum adanya pandemi. Oleh karena itu, pedoman dalam menerapkan protokol kesehatan wajib dilakukan dalam upaya melindungi diri dan orang lain dari paparan virus. Kalau kita mau disiplin, maka adaptasi new normal tidak akan sulit dilakukan," tegasnya. (dar).