JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Imbas pandemi Covid-19 sudah berdampak aspek dan tatanan kehidupan baik itu sosial dan ekonomi. Corp. GM Hideaway Hospitality, Wayan Muka mengatakan, pelaku pariwisata wajib memperhatikan sumber daya manusia (SDM) yang terdampak pandemi Covid-19.

Diungkapkannya, semua manajemen usaha pariwisata wajib memperhatikan SDMnya. Perhatian ini bukan dari segi berapa jumlah atau nominal yang di berikan melainkan lebih ke arah sence of simpaty.

 

"Manajemen usaha pariwisata wajib menjalin hubungan yang harmonis dan saling bersinergi dalam mengahadapi masalah pandemi Covid-19 kepada seluruh team. Ini sekalipun mereka dalam keadaan yang notabene tidak bekerja seperti pada saat sebelum pandemic Covid-19 ini melanda Indonesia dan dunia global," ungkapnya, Senin (29/6/2020).

 

Dipaparkannya, dalam masa recovery Covid-19 pihak manajemen berkesempatan memberikan arahan kepada semua karyawan untuk tetap menjaga kesehatan mereka dan keluarga. Ini dengan mengikuti protokol New Normal (safety, hygiene dan sanitasi).

 

”Kita harus salalu positif menyikapi semua pandemi Covid-19 ini sehingga pada saat semua tatanan ekononi buka kembali kita siap untuk menyongsongnya dengan semangat baru dan tatanan yang baru pula," imbuhnya.

 

Wayan Muka menambahkan, penerapan new normal merupakan bentuk upaya membangkitkan perekonomian selain untuk mengantisipasi terjadinya transmisi Covid-19 di lingkungan kerja khususnya di sektor pariwisata. Ini sekaligus untuk menjaga kesehatan dan keselamatan baik wisatawan, karyawan serta pihak terkait lainnya.

 

"kita harus mampu berkomitmen dan melaksanakan segala imbauan serta protokol yang telah disiapkan oleh Pemerintah Bali. Standar protokol kesehatan sangat penting dilakukan pada lingkungan pariwisata," ucapnya.

 

Dalam masa pandemi Covid-19, komitmen dan kedisiplinan bersama menjadi ujian terbesar pariwisata Bali. "kita berharap agar pariwisata Bali bangkit kembali dengan menerapkan standar new normal. Ini diharapkan seluruh komponen pariwisata Bali agar dapat mendukung pengimplementasian konsep dan program tersebut secara tulus ikhlas," tutupnya. (dar).