JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Tingkat kunjungan wisatawan ke Kabupaten Badung menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Hingga bulan Agustus 2019, total kunjungan wisatawan baru sebanyak 4.009.157 orang.

Lebih sedikit jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 yang mencapai 4.350.996 orang. Berdasarkan dari Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Badung, sejak bulan Februari 2019, tingkat kunjungan wisatawan sudah menunjukkan tren penurunan. Pada bulan Februari 2019, total kunjungan mencapai 451.436 orang, sementara pada Februari 2018, mencapai 474.663 orang. Begitu juga pada bulan Maret 2019, total kunjungan sebanyak 445.083 orang, padahal Maret 2018, mencapai 520.118 orang.

Pada bulan April 2019, kondisi juga turun, yakni sebanyak 478.315 orang, sementara pada April 2018 mencapai 551.611 orang. Pada Mei 2019 juga turun yakni 477.067 orang, padahal Mei 2018 tingkat kunjungan mencapai 560.742 orang.

Sementara, Juni 2019, total kunjungan wisatawan sebanyak 558.996 orang, padahal Juni 2018 angkanya mencapai 593.304 orang. Tidak jauh berbeda pada bulan Juli 2019, kunjungan wisatawan 599.350 orang, sementara pada bulan Juli 2018, angkanya tembus 661.352 orang.

Ironisnya, pada bulan Agustus 2019, kondisinya juga masih tidak mengalami perubahan. Pada Agustus 2019, total kunjungan sebanyak 544.809 orang, padahal pada Agustus 2018 mencapai 601.109 orang.

Kepala Dispar Kabupaten Badung I Made Badra mengakui adanya tren penurunan kunjungan wisatawan ke Badung. “Iya, perlu kita genjot lagi untuk promosi agar terus eksis (Badung) sebagai destinasi favorit di dunia,” ujarnya, Senin (9/9) lalu.

Birokrat asal Kuta ini juga menyoroti kondisi pariwisata secara umum di Bali. Sebab, sebagai salah daerah wisata dunia ternyata masih kalah jauh dari negara tetangga seperti Thailand. Malah, Bangkok sebagai Ibu Kota Thailand baru-baru ini dinobatkan sebagai destinasi wisata paling populer di dunia tahun 2019, dalam peringkat tahunan oleh masterCard Inc. Bali bahkan masih kalah populer dengan Paris, London, Dubai, Singapura, Kuala Lumpur, New York, Istanbul, Tokyo, Antalya. Posisi Bali hanya berada pada posisi 19.

Badra mengakui harus ada upaya besar untuk mengembalikan kepercayaan wisatawan datang ke Bali, khususnya Badung. Salah satu caranya tak lain tak bukan adalah promosi. “Makanya, kita akan genjot lagi promosi pariwisata. Kami sedang menyusun strategi dan rencana anggaran dengan Komisi II DPRD Badung, untuk membikin program yang dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Bali secara umum, ke Badung khususnya,” tandas Badra yang kini juga merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kadis Perikanan Badung. (put)