JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com |Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Desa Munggu, Kecamatan Mengwi sebagai duta Kabupaten Badung dinilai oleh Tim Penilai Pemerintah Provinsi Bali, di Kantor Perbekel Desa Munggu, Rabu (10/4). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pariwisata Badung, Ir. I Made Badra, Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Pariwisata, Dinas Pariwisata Provinsi Bali Ni Nyoman Ayu Ardriani, Sekcam Mengwi I Nyoman Suhartana, Perbekel Munggu I Ketut Darta dan seluruh Kelompok Sadar Wisata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali diwakili Kabid. Ni Nyoman Ayu Ardriani menyampaikan, tujuan lomba ini untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat agar siap berperan sebagai tuan rumah, memahami serta mampu mewujudkan konsep sapta pesona, serta menumbuhkan keinginan dan kepedulian masyarakat untuk menggali atau mencintai tanah airnya. Aspek yang dinilai meliputi; aspek administrasi, fisik dan sumber daya manusia serta aspek kegiatan. “Lomba ini bukan hanya untuk mencari pemenang, tetapi ada arah yang dilakukan kelompok dan setidaknya agar berbenah dalam mengembangkan kelompoknya terutama dalam penerapan unsur-unsur sapta pesona dalam mendukung pembangunan pariwisata berkelanjutan,” terangnya.

Perbekel Desa Munggu, I Ketut Darta mengatakan, di Desa Munggu memiliki banyak potensi pariwisata yang ditawarkan. Mulai dari wisata pantai, atraksi mekotek yang tidak ada di wilayah lain, pertanian dengan view sawah, sungai ayung yang akan digunakan sebagai tubing atau atraksi wisata air, budaya ogoh-ogoh, kesenian sanggar untuk dikelola sebagai potensi wisata. Melalui lomba ini akan dapat memotivasi Pokdarwis untuk berbenah lebih meningkatkan dalam bidang administrasi, fisik, pengelolannya, serta sinergritasnya bersama lembaga adat dan keamanan. ”Harapan kami agar kita bersatu padu untuk menggali potensi yang ada di wilayah Desa Munggu,” harapanya.

Kepala Dinas Pariwisata, I Made Badra sangat mengapresiasi kegiatan penilaian Pokdarwis Warisan Pusaka, Desa Munggu yang dilakukan Tim Provinsi Bali. Melalui penilaian ini, Tim akan melihat secara fisik ke lapangan bagimana mekanisme dan prosedur yang dilakukan Pokdarwis ini dalam mengimplementasikan sapta pesona didalam kehidupan bermasyarakat terutamanya menerima kunjungan wisatawan yang datang ke Pokdarwis di Desa Munggu. “Kami harapkan dengan penilaian ini, tidak hanya menilai mengenai unsur-unsur administrasi, kegiatan Sumber Daya Manusia (SDM), serta kegiatan fisik, namun bagaimana kelompok sadar wisata ini dapat meningkatkan kemampuannya dalam menunjang kunjungan wisatawan ke desa Munggu. Dimana arahan kita disini adalah dengan pariwisata berbasis masyarakat, berbasis budaya, dan berkelanjutan,” imbuhnya. (put)