JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dikarenakan merugi akhirnya awal April 2019 penerbangan pesawat Garuda Indonesia menuju Ende ditutup, otomatis para wisatawan yang sudah membooking jadwal penerbangan ke Indonesia bagian timur khususnya ke Flores, Ende dibatalkan serta tiket mereka juga harus direfund kembali.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekertaris Asita Bali, Putu Winastra dirinya mengatakan, dengan adanya kejadian tersebut seharusnya pemerintah bisa menyikapinya dengan bijak. Pasalnya Kementrian Pariwisata yang telah membuat 10 tempat destinasi baru untuk mencapai target 20 juta wisman pertahunnya cukup sulit untuk mencapai target tersebut. Artinya, dengan ditutupnya penerbangan Garuda menuju Ende jelas memberikan dampak yang besar terhadap target yang telah ditetapkan. "Kan tidak mungkin ya memberikan kontribusi kepada yang diterbangin langsung seperti Bali, Jakarta," tandasnya Senin (25/3).

Winastra menjelaskan, dengan ditutupnya penerbangan Ende, disatu sisi destinasi wisata lain mendapatkan keuntungan peningkatan kunjungan pariwisata, hal ini membuat pihaknya merasa khawatir. Winastra mengharapkan kepada pemerintah jangan sampai menutup penerbangan tersebut, mungkin bisa saja jadwal penerbangan bisa dikurangin jadwalnya. "Saya harap jadwal penerbangan tersebut jangan sampai ditutup, dikurangin saja jadwalnya, kalau biasanya seminggu ada 5 kali penerbangan mungkin sekarang cukup 1 atau 2 kali dalam seminggu," tuturnya.

Lanjut Winastra, walaupun ada penerbangan airlines lainya yang menuju kesana, tetap saja kepercayaan para wisatawan Eropa tetap memilih Garuda. "Semoga pemerintah pusat bersama pihak Garuda bisa mengambil langkah lagi, sebab di bulan April merupakan booking periode wisatawan Eropa yang akan berkunjung pada bulan Juli dan Agustus," jelasnya.

Dengan adanya kejadian seperti ini merupakan sebuah hantaman yang luarbiasa bagi Indonesia. Sebab Flores yang diunggulkan sebagai destinasi baru mendapat cobaan dengan ditutupnya jadwal penerbangan Garuda menuju Ende. (kdk)