JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

GIANYAR-fajarbali.com | Penataan dan pembangunan Pasar Seni Sukawati akhirnya baru bias terealisasi Tahun 2019 ini. Pasar yang akan dibangun dengan dana Rp 77 miliar lebih ini didanai dari Kementerian PUPR dan Pemkab Gianyar menerima bangunan sudah jadi.

“Pemkab Gianyar hanya menyiapkan relokasi pedagang dan tempat penampungan pedagang,” terang Kepala Bappeda Gianyar, Gede Widarma Suharta.

Ditambahkan Widarma Suharta, Pasar Seni Sukawati tersebut akan dibongkar total, sehingga keseluruhan pedagang harus sudah pindah paling tidak akhir Maret 2019 ini. Sedangkan tempat relokasi di Lapangan Sutasoma sudah tersedia, dan beberapa bagiannya tinggal perbaikan. Dimana sebelumnya tempat relokasi ini sudah sempat digunakan untuk menampung pengungsi erupsi Gunung Agung, Tahun 2017 lalu.

Dijelaskannya lagi, di Pasar Seni Sukawati ini terdapat 778 pedagang yang menempati Blok A dan 24 pedagang menempati Blok B. “Seluruh bangunan pasar akan rata dengan tanah. Bahkan pelinggih Melanting juga akan direlokasi sementara sebelum dibangun yang baru,” papar Widarma Suharta. Bangunan baru nanti akan terdapat basement untuk menampung 77 kendaraan roda empat dan roda dua. Sudangkan parker bus diarahkan ke Jaba Pura Dalem setempat.

Sedangkan untuk prose perataan bangunan lama, dimuali April mendatang selama sekitar satu bulan sambil menunggu proses tender. Untuk pura melanting pasar, akan dilaksanakan prosesi pralina dan pedagingan untuk sementara dibuatkan tempat di Lapangan Sutasoma. “Prosesi pralina akan dilaksanakan saat Purnama Kedasa, diikuti seluruh pedagang,” ungkapnya lagi.

Untuk proses relokasi, Bappeda bersama Disperindag sudah menyetujui dan menandatangani kesepakatan. Bila tender berjalan lancar, maka pembangunan akan dimuali pada bulan Mei. “Bila Mei mulai dibangun, maka paling tidak awal 2020 pedagang sudah menempati kios yang baru,” tutup Widarma. (sar)