JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Dalam menyambut Hari Raya Nyepi Kamis (07/3/2019) PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali pada H-1, tanggal 6 Maret 2019 akan menguatkan kas dan layanan ATM.

Upaya ini untuk menjaga kualitas layanan bagi nasabah menjelang pelaksanaan brata penyepian yang berlangsung hingga tanggal 8 Maret 2019.

Dirut Bank BPD Bali, I Nyoman Sudharma menjelaskan ketersediaan dana tunai menjelang Nyepi terbagi keseluruh kantor cabang dan ATM diseluruh Bali yang mencapai 180 buah. Masing-masing mesin ATM akan diisi sekitar Rp 200 juta sehingga ketersediaan dana tunai di mesin ATM mampu melayani kebutuhan masyarakat sebelum dan sesudah Nyepi atau saat Ngembak Geni.

"ATM Bank BPD Bali seluruh Bali mulai off line (dipadamkan) pukul 18.00 Wita pada tanggal 6 Maret 2019 dan kembali bisa melayani masyarakat pada tanggal 8 Maret 2019, pukul 06:00 Wita. Pada saat pengerupukan seluruh kantor dan bilik ATM Bank BPD Bali dipastikan tanpa cahaya sehingga tidak mengganggu jalannya brata penyepian yang berlangsung selama 24 jam," tandasnya Kamis (28/2/2019).

Nyoman Sudharma mengungkapkan di seluruh Bali kas dan ATM disiapkan total Rp 300 miliar. Angka ini tergolong jauh lebih sedikut dibandingkan persiapan kas dan ATM saat menjelang Hari Raya Galungan dan Idul Fitri.

"Untuk di ATM karena berkaitan dengan transaksi keuangan kita menyiapkan sampai H-1 (pengrupukan) di ATM-ATM kita siapkan kas yang memadai. Masyarakat yang menarik di loket juga kita sediakan memadai tapi tidak terlalu besar dibandingkan Galungan dan Idul Fitri serta tahun baru," ungkapnya.

Pria asal Desa Ungasan, Kuta Selatan yang juga menjabat Plt. Direktur Bisnis Non Kredit Bank BPD Bali ini menambahkan ditengah kebutuhan keuangan yang ada dalam genggaman, dipastikan transaksi keuangan ke Bank BPD Bali dari luar daerah tetap berjalan. Begitu pula kebutuhan transaksi non tunai melalui mobile banking Bank BPD Bali akan tetap bisa dilakukan bila layanan internet di Bali tidak dibatasi. "Sekarang ada  mobile banking kan bisa, tergantung apakah internet mau dibuka apa tidak," bebernya. (kdk)