JA Teline V - шаблон joomla Форекс

Terkait Persoalan Pariwisata, Gubernur Bali Respon Rekomendasi Dewan

EKONOMI
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Menyikapi pertemuan antara DPRD Bali dengan pihak-pihak terkait mengenai persoalan pariwisata Bali, akhirnya melahirkan satu usulan rekomendasi.

Hal ini langsung direspon oleh Gubernur Bali. Beberapa point rekomendasi yang telah disampaikan oleh DPRD Bali, dimana intinya semua pihak harus ikut bertanggung jawab menjaga Bali. 

Menurut Dewan, jika ditemukan pelanggaran khususnya toko yang tak berijin, segera ambil tindakan tegas sesuai dengan rekomendasi. “Jaringan Tiongkok terkait toko – toko shoping Tiongkok ditutup semua,” jelasnya. Kemudian termasuk juga jaringan Biro Perjalanan Umum (BPW) yang bodong dan binisnya tidak sehat, bahkan akomodasi pariwisata yang tidak sehat juga ditutup.

“Kami di DPRD Bali melahirkan rekomendasi dan sudah diserahkan ke Gubernur dan Bupati/Walikota se-Bali,” tegas Ketua Komisi IV DPRD Bali Nyoman Parta. 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Sekretaris Komisi III DPRD Bali Ketut Kariyasa Adnyana. Dirinya menyatakan bahwa rekomendasi ini nantinya akan dieksekusi oleh Gubernur dan Bupati/Walikota.

“Bagi kami tidak lagi melihat perusahaan berizin atau tidak. Yang jelas ditutup semua, kan sudah jelas usaha mana saja jaringan Tiongkok ini. Tidak perlu lagi Satpol PP sidak – sidak, Sidang Tipiring lagi, sudah tinggal tutup semuanya, ini moratorium, sambil menata ulang Pariwisata kedepan di Bali,” katanya. 

Merespon hal itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengaku sudah menerima rekomendasi dari Dewan. “Saya sudah baca rekomendasinya, intinya saya selaku Gubernur Bali segera akan membuat rekomendasi tertulis agar seluruh usaha yang tidak sehat itu ditutup,” tegas Koster. “Nanti yang menutup adalah pihak berwenang diwilayahnya, Gubernur akan mengeluarkan intruksi agar toko – toko (Jaringan Tiongkok) ditutup semua,” katanya. 

Bahkan, Koster menyatakan akan menutup semua toko yang aktivitasnya tak sehat.  “Yang berizin atau tidak berizin, namun aktivitasnya bermasalah dan tidak sehat ditutup semua,” tegas dia. 

Koster mengatakan kedepannya tidak melakukan penataan, secara menyeluruh untuk Pariwisata Bali. Ditata secara menyeluruh termasuk juga masalah bisnis toko – toko yang menyasar wisatawan Tiongkok ini. “Kami akan lakukan penataan secara menyeluruh terhadap Pariwisata Bali, kedepan kita tata dengan baik,” pungkasnya. (her)