JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Belum berakhirnya masa pandemi covid-19 Yayasan Kesatria Keris Bali bersama Anggota DPR RI Komisi IX, I Ketut Kariyasa Adnyana, S.P., menyalurkan 500 paket Sembako yang berlangsung di Joglo Kadek Garda bilangan Sedap Malam, Denpasar, Sabtu (9/1/2021).

Kariasa Adnyana pada kesempatan tersebut mengatakan, penyerahan bantuan Sembako tidak kali pertama dilakukan. Membuktikan bantuan paket makanan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat yang benar-benar kondisi ekonomi keluarganya terhimpit akibat pandemi Covid-19. Untuk itu ia mengajak siapapun komponen masyarakat Bali yang masih bisa bergerak untuk saling membantu sangat diperlukan uluran tangannya. Melalui kekuatan anggota Kesatria Keris Bali didukung komonitas media sosialnya yang kuat dinilai akan mengawal penyaluran Sembako tepat sasaran.

"Dalam kondisi ini dibutuhkan seorang negarawan, karena Covid bagian dari seleksi alam. Visi misi Kesatria Keris Bali, bagaiamana Nindihan Nyama Bali, mebraya tanpa ada batas dalam suasana Covid seperti kegiatan yang sering dilaksanakan seperti donor darah. Untuk itu kami akan terus bergerak bersama partai dan komponen lainnya membantu maksimal masyarakat di Bali," ujar Kariyasa Adnyana.

Diharapkannya, kedepan semakin banyak elemen masyarakat Bali yang tergabung seperti wadah Yayasan Kesatria Keris Bali yang mampu menggerakkan masyarakat lainnya dalam kegiatan sosial kemanusiaan. Untuk itu ia menegaskan bantuan 500 paket Sembako yang diberikan bukanlah yang terakhir, melainkan akan ada gelombang kedua yang jumlahnya dua kali lipat lebih banyak. "Bila tidak ada halangan saya akan kasi 1.000 paket lagi. Bantuan dari mitra kerja kami dan bantuan pribadi," ujar politisi PDI Perjuangan dari Buleleng itu.

Usai menerima paket Sembako secara simbolis dari Kariyasa Adnyana yang diterima perwakilan Kabupaten/Kota se-Bali, Ketua Umum Yayasa Kesatria Keris Bali, Ketut Putra Ismaya mengatakan, menerima bantuan pihaknya mendapatkan kehormatan dan merasa sangat bahagia ada yang peduli kepada anggota Yayasan Kesatria Keris Bali yang kini jumlahnya sudah mencapai 20.200 orang di seluruh Bali. Tentunya tidak sedikit dari mereka juga terhimpit akibat pandemi Covid-19 yang terjadi berkepanjangan.

"Kami adalah masyarakatnya yang pastinya beliau (Kariyasa Adnyana, red) harus peduli kepada kami. Kami juga berharap beliau dapat berguna bagi masyarakat lainnya. Untuk Sembako kami akan bagi masing-maisng Kabupaten/Kota 50 paket. Bagi anggota kami yang membutuhkan akan menaruh namanya sebagai undian siapa yang akan mendapatkan. Disitu rasa kebersamaan dan rasa keadilan yang kami kedepankan," terang pria yang dikenal KERIS di banyak media sosial itu.

Disaat yang sama Penasehat Yayasan Kesatria Keris Bali, Kadek Mariata sangat bangga kediamannya bisa dimamfaatkan untuk melaksanakan aksi sosial di tengah pandemi Covid-19. Sebagai penasehat Yayasan ia ingin sekali menunjukkan eksistensi penyatuan elemen masyarakat di Bali yang mampu Nindihin Bali (Hadir untuk alam dan masyarakat Bali). Ia pastikan seluruh bantuan yang diterima Yayasan Kesatria Keris Bali akan diterima oleh Masyarakat yang membutuhkan.

"Cara penyaluran bantuan seperti ini bagus sekali, secara manual dan pasti tepat sasaran. Masing-masing Kabupaten/Kota sudah ada alokasinya. Kabupaten ini kude maan duman (berapa dapat bagian, red), nanti dibawa ke kabupaten. Dari sini jumlahnya tidak akan hilang, real sedikitpun tidak bisa dikorupsi," jelasnya seraya berpesan kepada seluruh jajaran Kesatria Keris Bali tidak tampil sebagai preman yang terkesan buruk di masyarakat. Melainkan tampil dan berguna bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan. kdk