JA Teline V - шаблон joomla Форекс

EKONOMI
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Kontribusi usaha mikro kecil menengah (UMKM) terhadap perekonomian Indonesia khususnya Bali memang cukup besar. Peran UMKM yang pertama adalah memperluas kesempatan kerja dan penyerapan tenaga kerja. Manfaat selanjutnya adalah dalam pembentukan produk domestik bruto (PDB) dan penyediaan jaring pengaman, terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah demi menjalankan kegiatan ekonomi produktif.




Pengamat Ekonomi, Komang Candra Dewi, Senin (24/8) mengungkapkan UMKM memiliki peran besar terhadap perekonomian Indonesia khususnya Bali. Demi mempercepat pemulihan ekonomi diperlukan dorongan dari seluruh pihak termasuk pemerintah pusat, pemerintah daerah, lembaga penyalur KUR, penjamin KUR hingga partisipasi UMKM lokal.




"Langkah mendorong kebangkitan UMKM lokal merupakan langkah yang tepat dalam mempercepat pemulihan ekonomi. Dalam rangka pemulihan ekonomi, Indonesia membutuhkan dunia usaha termasuk UMKM lokal untuk segera bangkit dan produktif,” ujarnya.




Lebih lanjut ia menuturkan, UMKM memiliki peran besar terhadap PDB. Selain itu, peran UMKM tidak hanya dirasakan di negara-negara sedang berkembang melainkan juga di negara-negara maju. Di negara maju maupun berkembang, UMKM sangat penting, sebab menyerap paling banyak tenaga kerja dibandingkan usaha besar. "Kontribusi UMKM terhadap pembentukan atau pertumbuhan PDB paling besar dibandingkan kontribusi dari usaha besar," kayanya.




Secara umum, lanjut Candra Dewi terdapat tiga peran UMKM atau kontribusi UMKM terhadap perekonomian diantaranya, pertama sebagai sarana memeratakan tingkat perekonomian rakyat kecil. UMKM berperan dalam pemerataan tingkat perekonomian rakyat sebab berada di berbagai tempat. "UMKM bahkan menjangkau daerah yang pelosok sehingga masyarakat tidak perlu ke kota untuk memperoleh penghidupan yang layak," ungkapnya.




Kedua, sebagai sarana mengentaskan kemiskinan. UMKM berperan untuk mengentaskan masyarakat dari kemiskinan sebab angka penyerapan tenaga kerja terhitung tinggi. "Dan yang ketiga sebagai sarana pemasukan devisa bagi negara. UMKM menyumbang devisa bagi negara sebab pasarnya tidak hanya menjangkau nasional melainkan hingga ke luar negeri," tegasnya. (dar).