KLUNGKUNG
Typography

 

SEMARAPURA - fajarbali.com | Seiring terus bertambahkan warga yang terpapar Covid-19, Senin (29/6/2020) Pemerintah Kabupaten Klungkung kembali memperpanjang masa Tanggap Darurat Pandemi Covid-19.

Perpanjangan ini dimulai pada tanggal 1-31 Juli 2020. Di samping itu, untuk membendung transmisi lokal kluster Pasar Galiran, seluruh petugas pasar pun diingatkan untuk tetap memperketat pengawasan di pintu masuk.

Keputusan untuk memperpanjang masa tanggap darurat ini ditetapkan dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Klungkung yang digelar di ruang rapat Praja Mandala Kantor Bupati Klungkung.
Masa tanggap darurat bencana diperpanjang mulai 1-31 Juli 2020.
Penetapan status ini didasarkan atas sejumlah pertimbangan. Diantaranya, data terakhir per tanggal 29 Juni 2020 Klungkung mencapai total 144 kasus positif covid-19 yang dimana 87 persen adalah kasus transmisi lokal. Pasien yang sembuh berjumlah 57 orang, dan yang masih dalam perawatan sebanyak 87 orang.

Dalam arahannya, Bupati Suwirta menyampaikan dengan dibukanya lagi Pasar Umum Galiran Klungkung, pihaknya memerintahkan dinas terkait untuk memperketat lagi protokol kesehatan di Pasar Galiran dan Pasar Seni Semarapura. Mengingat kasus transmisi lokal paling banyak terjadi di pasar. Semua pintu masuk ke pasar juga harus dijaga lebih ketat. "Untuk petugas yang berjaga di pasar, setiap pedagang yang masuk pasar harus menunjukkan hasil rapidnya, jika tidak bawa suruh pulang. untuk pembeli juga tetap disuruh menggunakan masker dan dicek suhu tubuhnya,” tegasnya dalam rapat yang turut dihadiri Forkompinda Klungkung, Wakil Bupati Klungkung, I Made Kasta, Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra.

Dirinya berharap, dengan memperketat protokol kesehatan, maka penyebaran virus melalui transmisi lokal bisa ditekan. Bupati Suwirta juga sangat mengapresiasi seluruh jajaran satgas Covid-19 yang ada di masing-masing Desa Adat, karena sudah bekerja dengan maksimal dalam menekan penyebaran virus corona tersebut. Untuk semua jenis bantuan pemerintah, Bupati Suwirta berharap seluruh bantuan yang disalurkan dengan tepat sasaran.

Tak lupa, disampaikan pula agar protokol kesehatan di masing-masing perkantoran, dinas ataupun instasi supaya lebih diperketat lagi. Setiap pintu masuk harus diisi tempat mencuci tangan dan termogun sebagai sarana protokol kesehatan pencegahan Covid-19.(dia).