JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Secara mengejutkan, Senin (22/6/2020) Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta mengevaluasi kinerja Satuan Polisi Pamong Praja (Satpolpp) dan Pemadam Kebakaran (Damkar).

 Bupati merasa kinerja Satpol PP menurun, sehingga dirinya harus lebih sering terjun ke lapangan untuk menegakkan Peraturan Daerah (Perda). Bahkan tak jarang pula untuk urusan-urusan sepele. Jika hal ini terus berlanjut, bupati khawatir Satpol PP kehilangan 'taring' di masyarakat dan penegakkan Perda jadi tak optimal.

Hal tersebut terungkap saat Bupati Suwirta mengumpulkan anggota Satpol PP dan Damkar di halaman Kantor Polpp dan Damkar Klungkung. Bupati asal Ceningan tersebut menyampaikan, Satpol PP memiliki peran penting dalam menegakkan Perda dan Keputusan Bupati sehingga bisa memberikan manfaat kepada masyarakat. Anggota Satpol PP juga harus memiliki komitmen kuat dan memahami tupoksi masing-masing. Jika tidak demikian, maka tidak akan dapat bekerja dengan maksimal.

Bupati Suwirta menyontohkan, belakangan ini dirinya harus turun berkali-kali ke lapangan untuk menegakkan Perda. Seperti Perda sampah, rokok dan ketertiban umum lainnya. "Sesekali seorang bupati memang wajib turun ke lapangan karena bupati adalah pelayan masyarakat. Tapi, jika bupati sampai turun berkali-kali karena kurang berhasilnya penegakan sebuah aturan, maka Satpol PP akan mendapat penilaian yang kurang bagus dari masyarakat. Contohnya seperti pada komentar komentar di sosial media, kenapa harus bupatinya yang turun untuk masalah masalah yang sepele?"ujar Bupati Suwirta menirukan komentar di sosial media.

Menyikapi kondisi tersebut, Bupati Suwirta menugaskan Kepala Satpol PP, Putu Suarta agar segera membuat uraian tugas masing-masing personilnya. Uraian tugas yang berasal dari Kementerian dalam Negeri harus dijabarkan dan dibuat yang lebih rinci. Petugas juga harus menguasai Perda dan aturan yang berlaku sehingga saat bertugas ke lapangan akan lebih mudah dalam beradu argumen dengan para pelanggar.

Selama melaksanakan tugas di lapangan, bupati juga mengingatkan agar anggota Satpol PP juga harus memperhatikan beberapa hal penting. Diantaranya, penampilan individu yang harus selalu dijaga, bentuk tubuh harus ideal, penampilan dan pakaian harus rapi serta bau badan yang harum. Selain itu public speaking juga harus baik dan mampu menyentuh perasaan lawan bicara sehingga mau tergerak. Kesan tampang sangar juga harus dihilangkan, karena hanya akan mengurangi simpati masyarakat.

Petugas diminta berhati-hati dalam menghadapi masyarakat, dan tidak arogan yang bisa akan mengurangi simpati masyarakat. “Dalam bertugas kita harus konsisten, misalkan dalam berpatroli, tentukan titik yang akan di lakukan patroli rutin, sehingga saya tidak perlu turun sering-sering, karena semakin sering saya turun maka akan semakin lemah Satpol PP di mata masyarakat," tegas Bupati Suwirta. (dia).