JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Ibu-ibu di Dusun Takedan, Desa Selat, Klungkung memiliki cara khusus untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarganya. Yakni dengan mengembangkan program Pekarangan Pangan Lestari (P2L). Berbagai sayuran ditanam di pekarangan rumah dan diberi pupuk organik. Di tengah kesuksesan program tersebut, para ibu justru dihadapkan pada persoalan baru. Serangan hama kerap terjadi, sehingga ibu-ibu yang terhimpun dalam Kelompok Wanita Tani Karya Amerta Sari ini sangat berharap adanya pelatihan ataupun sosialisasi terkait upaya pembasmian hama pada tanaman organik. 

 


"Kendala kami hanya soal mengatasi hama, karena untuk semua tanaman kami hanya menggunakan pupuk organik. Sejauh ini kami memerlukan pelatihan dan sosialiasi dari instansi terkait untuk mengatasi hal itu," harap Sagung Putra Angraeni yang sekaligus sebagai Ketua KWT Karya Amerta Sari. 

Lebih lanjut diungkapkan, di masa pandemi Covid-19 ini, semangat kelompok tani yang beranggotakan 40 orang tersebut semakin tinggi. Para ibu rumah tangga tersebut mengaku sangat terbantu di kala terjadi kenaikan harga komoditi pangan. Mengingat mereka tidak perlu bersusah payah membeli, karena sudah langsung bisa memetik di pekarangan rumah. Selain bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kelebihan hasil panen juga dapat dijual di pasar terdekat. 

Oleh karena itu, anggota KWT Karya Amerta Sari sangat berharap adanya pelatihan dari pemerintah untuk mengatasi gangguan hama. "Jika gangguan hama bisa diatasi, tentu saja hasil panen kami akan semakin banyak. Apalagi kami tidak hanya memanam dan mengembangkan bibit, kami juga menjual hasil tanam kami ke warung-warung dan di pasar desa," imbuhnya.

Sejauh ini, bantuan dari pemerintah baik pusat maupun provinsi memang sudah disalurkan secara rutin. Hanya saja mayoritas bantuan masih diprioritaskan untuk pengembangan bibit. "Untuk pembibitan dan pertumbuhan, kelompok dibantu pemerintah pusat sebesar Rp50 juta pada tahun 2019 dan Rp 15 Juta untuk pengembangan pada tahun 2020 ini," ungkapnya. (dia).