JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Aksi balap liar (trek-trekan) yang dilakukan oleh sekelompok pemuda di Jalan By Pass Ida Bagus Mantra tepatnya di wilayah Klotok, Jumat (22/5/2020) sore berujung petaka. Dua orang pengendara mengalami kecelakaan saat akan ditertibkan oleh Kapolres Klungkung, AKBP Bima Aria Viyasa bersama Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta. Ironisnya, saat hendak ditolong, kedua korban justru dibawa kabur oleh rekan-rekannya. 

 

Sebelumnya, ulah sekelompok pemuda ini terungkap ketika Bupati dan Kapolres menggelar patroli rutin terkait pencegahan Covid-19. Tak diduga, sekitar pukul 17.00 Wita saat rombongan melintas di wilayah Klotok, sekelompok pemuda didapati sedang berkumpul bersiap-siap melakukan balap liar. Mengetahui ada patroli datang, mereka pun berniat melarikan diri. Tapi sayangnya, pengendara sepeda motor Scoopy DK 5889 NA, berinisial KC yang dibonceng rekanya FH justru mengalami kecelakaan. 

Luka-luka yang dialami pun cukup parah, FH yang merupakan seorang perempuan bahkan nampak tak sadarkan diri. Namun, saat Bupati Suwirta menghubungi ambulance untuk memberi pertolongan, tanpa diduga kedua korban tersebut justru diangkut oleh rekan-rekannya yang lain lalu dibawa kabur. "Dari pantauan kami, aksi balapan liar ini terjadi sekitar pukul 17.15 Wita, mengakibatkan ada dua orang terjatuh. Melihat kejadian itu saya langsung menghubungi Ambulance Kriss untuk menolong, namun dua orang yang pingsan dibawa oleh teman mereka dengan bonceng dua,” terang Bupati Suwirta didampingi AKBP Bima Aria Viyasa.

Pasca kaburnya para pelaku, Kapolres bersama Bupati langsung berinisiatif mengecek keberadaan mereka di UGD RSUD Klungkung. Benar saja, keduanya sudah didapati mendapat perawatan di UGD RSUD. Melihat kondisi tersebut, Bupati Suwirta mengaku sangat perihatin. “Tentu saya sangat berharap khususnya kepada orang tua di masa Covid-19 ini , tolong diawasi anak-anaknya dengan sebaik-baiknya agar kejadian seperti ini nantinya tidak pernah terulang kembali,” harap Bupati Suwirta dihadapan orang tua korban yang juga sudah datang ke UGD. 

Sementara itu, Kapolres Klungkung, AKBP Bima Aria Viyasa mengatakan bahwa dari aksi balapan liar tersebut anggotanya berhasil mengamankan empat orang pelaku dan empat unit sepeda motor sebagai barang bukti. “Keduanya saat ini masih dirawat di UGD RSUD Klungkung, salah satu korban perempuan hingga saat ini masih tidak sadarkan diri,” ungkap Kapolres.

Lebih lanjut, untuk kedepan pihaknya akan melakukan upaya paksa dengan cara penegakan hukum, jika ada anak-anak muda yang didapati melakukan aksi balapan liar lagi. “Dari kejadian ini kami juga memohon terutama kepada orang tua agar benar-benar mengawasi anak-anaknya dengan baik, sehingga kejadian seperti tidak terulang lagi,” harapnya. (dia).