JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Klungkung terus berbenah untuk memaksimalkan penanganan pasien Covid-19. Minggu (5/4/2020), sejumlah anggota TNI dari Kodim 1610/Klungkung terjun untuk membangun ruang isolasi tambahan di area basement. Mengingat saat ini, ruang isolasi di RSUD sudah nyaris penuh. 

 


Direktur RSUD Klungkung, dr. I Nyoman Kesuma mengatakan, ruang isolasi yakni sebanyak 6 unit di RSUD Klungkung sudah terpakai. Oleh karena itu, diperlukan ruang tambahan, sebagai antisipasi jika ada penambahan pasien. Dengan melibatkan anggota TNI dari Kodim 1610/Klungkung, area basement di sisi selatan akan disekat dan dijadikan sebuah ruang isolasi berkapasitas 10 tempat tidur. Ruangan tersebut akan dimanfaatkan khusus untuk pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19. 

"Antisipasi peningkatanan kasus, rencananya yang positif kita rawat di satu ruangan. Jadi, untuk buat ruangan itu kita buat penyekatakan di basement," jelasnya. 

Lebih lanjut dijelaskan sesuai standar, pasien yang sudah dinyatakan positif Covid-19 dapat dirawat dalam satu ruangan. Sedangkan untuk yang masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) barulah wajib dirawat di ruang yang berbeda-beda. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan PDP yang negatif tertular Covid-19 dari pasien lainnya. "Yang positif boleh dirawat dalam satu ruangan, yang negatif tidak boleh. Jangan sampai hasil tes berikutnya yang PDP mulanya negatif justru jadi positif. Jadi yang PDP harus dipisah-pisah. Nanti yang PDP dirawat di blok utara sedangkan yang positif di blok selatan," bebernya. 

Sedangkan terkait ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD), dr. Kesuma mengatakan untuk saat ini stok APD masih aman. Setidaknya hingga tujuh hari ke depan. Walau demikian, pihaknya sudah berkoordinasi untuk mengupayakan pembelian APD tambahan. Termasuk juga menghubungi donatur yang berkenan membantu penyediaan APD untuk tenaga medis di RSUD Klungkung. (dia).