JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Setelah melalui penantian panjang akhirnya Pemerintah Kabupaten Klungkung memperoleh kepastian terkait hasil swab seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang kini sedang diisolasi di RSUD Klungkung. PDP yang merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) tersebut dipastikan positif Covid-19. Sebagai tindak lanjut, Senin (6/4/2020) hari ini, suluruh orang yang sempat kontak dengan pasien bersangkutan akan menjalani rapid test di Gor Swecapura, Desa Gelgel, Klungkung. 

 


Bupati sekaligus Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Klungkung, I Nyoman Suwirta menyampaikan, setelah memperoleh perawatan di RSUD Klungkung, pasien Covid-19 tersebut dinyatakan membaik. Tidak menunjukkan gejala batuk ataupun demam. Bahkan diyakini pasien berusia 28 tahun tersebut akan segera sembuh. 

"Ada keyakinan bila PMI ini akan segera sembuh. Rencananya dalam kurun waktu beberapa hari atau kemungkinan minggu depan akan dilakukan pemeriksaan swab kembali dengan harapan hasilnya negatif. Mengingat kondisi PMI itu saat ini terlihat sehat," ungkapnya Sabtu (4/4/2020) malam. 

Lantaran telah dipastikan positif Covid-19, petugas kesehatan pun dikatakan sudah melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang sempat kontak dengan pasien bersangkutan. Tercatat ada 38 orang yang sempat kontak. Yang mana saat ini ke-38 orang tersebut dikatakan sudah menjalani isolasi mandiri dan kondisinya baik-baik saja. Hanya ayahnya, yang sempat mengalami demam. "Hanya satu orang saja (ayah PMI) sempat panas namun saya belum tahu kondisi terakhir. Ke-38 warga itu sudah diminta untuk melakukan isolasi mandiri," imbuhnya. 

Selain mewajibkan isolasi mandiri, sesuai rencana pada Senin (6/4/2020) hari ini, ke-38 orang tersebut akan menjalani rapid test di Gor Swecapura. "Lantaran PMI itu positif corona, rencananya akan dilakukan rapid test untuk 38 warga yang sempat kontak dengan PMI tersebut Hari Senin (6/4/2020) di Gor Swecapura," ujar Bupati Suwirta. 

Sementara disinggung mengenai perkembangan Covid-19 di Kabupaten Klungkung, hingga Sabtu (4/4/2020) malam disebutkan akan penambahan Pasien Dalam Pengawasan sebanyak satu orang. Yakni seorang pegawai salon, yang menunjukkan gejala berupa demam tinggi. Gejala tersebut diduga dialani pasien setelah kontak dengan pelanggan. "Kemungkinan kontak dengan pelanggannya. Saat ini kondisinya masih demam," terangnya. Sedangkan untuk tiga orang PDP lainnya, masih dirawat di ruang isolasi RSUD Klungkung. 

Sedangkan update data Covid-19 di Kabupaten Klungkung hingga Minggu (5/4/2020) siang, tercatat jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 12 orang. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 4 orang dan yang sudah terkonfirmasi positif sebanyak 1 orang. (dia).