JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Seiring semakin luasnya penyebaran Virus Corona, Pemerintah Kabupaten Klungkung memutuskan untuk meniadakan sejumlah kegiatan yang melibatkan partisipasi banyak orang. Diantaranya, ajang tahunan Festival Semarapura dan kegiatan akhir bulan bertajuk Klungkung Menari. Anggaran yang sudah dialokasikan untuk festival pun, rencananya akan dialihkan untuk menangulangi wabah Covid-19. 

 


Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung, Nengah Sukasta mengatakan, seluruh kegiatan yang akan dilangsungkan saat ini tetap mengacu pada imbauan pemerintah pusat. Yakni tidak menyelenggarakan kegiatan yang memicu terjadinya kerumunan massa. Oleh karena itu, kecil kemungkinan Festival Semarapura yang biasanya dilangsungkan pada pertengahan Bulan April dapat dilaksanakan. Apalagi masa 
tanggap darurat Covid-19 diperpanjang hingga Bulan Mei, ditambah imbauan sosial distancing yang belum dicabut oleh pemerintah pusat. 

"Untuk membatalkan festival Semarapura itu kewenangan Pak Bupati. Tapi melihat kondisi sekarang, sepertinya peluangnya sangat kecil untuk dilaksanakan. Namun, untuk kepastiannya keputusan tetap ada ditangan Pak Bupati," tegasnya beberapa waktu lalu. 

Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas kebudayaan Pemuda dan Olahraga Klungkung, Luh Ketut Ari Citrawati juga memastikan kalau kegiatan Klungkung Menari untuk Bulan Maret ini ditiadakan. 
Oleh karen itu, pihaknya sudah menghubungi kelompok-kelompok yang rencananya akan tampil dalam kegiatan setiap akhir bulan tersebut. 

"Program Klungkung Menari, untuk sementara ditiadakan karena imbauan untuk tidak melakukan kegiatan yang melibatkan orang banyak. Sedangkan untuk bulan selanjutnya, masih menunggu perkembangan selanjutnya. Maret ini sudah saya pastkkan ditiadakan," terangnya seraya berharap wabah Covid-19 ini segera berlalu. 

Sementara Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta memastikan untuk program Festival Semarapura tahun ini ditiadakan. Mengingat situasi yang tidak memungkinkan. Anggaran yang sudah dialokasikan untuk ajang yang selalu dismbut antuasias warga inipun akan dialihkan untuk menanggulangi Covid-19. Demikian juga dengan pos-pos anggaran lainnya yang masih bisa ditunda, seperti pembangunan mall pelayanan publik ataupun perjalanan dinas. (dia).