JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Musyawarah Rencana Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) Kecamatan Dawan tahun 2021 mulai digelar. Sayangnya, dari puluhan kegiatan yang diusulkan, tak satupun menyertakan program pemberdayaan masyarakat desa. Hal inipun sempat disoroti oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta, Kamis (13/2/2020). Selain program pemberdayaan masyarakat, bupati pun meminta agar usulan kegiatan diprioritaskan pada upaya penurunan angka kemiskinan. 

 


Saat menghadiri Murembangcam yang dilangsungkan di Ruang Rapat Kantor Camat Dawan, Bupati Nyoman Suwirta memberi catatan agar kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyingkronkan terlebih dahulu semua usulan untuk selanjutnya ditentukan yang layak menjadi skala prioritas. Usulan yang mendapatkan prioritas utama, tentunya usulan yang akan mampu menurunkan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa serta yang akan berdampak bagi penurunan inflasi. "Saat menyusun anggaran supaya ditentukan dahulu apa yg menjadi potensi desa yang akan menjadi titik ungkit peningkatan ekonomi. Selanjutnya ditentukan apa yang musti dibangun guna menunjang titik ungkit tersebut," pesan bupati. 

Dari sejumlah usulan yang dicermati, Bupati Suwirta menyayangkan tidak ada menyantumkan kegiatan pemberdayaan masyarakat desa. Padahal menurutnya, usulan kegiatan pelatihan dan pemberdayaan wajib ada karena akan membangkitkan ekonomi kerakyatan serta manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. “Musrenbang seharusnya tidak hanya menyangkut pembangunan infrastrukstur desa, namun juga bisa dengan pelatihan dan pemberdayaan masyarakat. Sebenarnya usulan ini wajib ada dalam setiap musrenbang karena dengan pemberdayaan akan berjalan ekonomi kerakyatan serta akan berdampak pada penurunan inflasi,” ujar Bupati Suwirta.

Lebih lanjut Bupati Suwirta menjelaskan, tahun 2020 ini Pemda Klungkung bahkan tengah merancang DED sebuah Balai Pusat Pelatihan dan Pemberdayaan. Selanjutnya pada tahun 2021 dilanjutkan dengan pelaksanaan proyeknya. “Masing-masing desa nantinya mengirimkan warganya sebagai peserta untuk mengikuti pelatihan dan pemberdayan. Setelah selesai mengikuti pelatihan, peserta selanjunya akan terus diawasi dan dibina sehingga benar-benar bisa mampu mandiri dan berhasil.”pungkasnya.  

Sementara Camat Dawan, Anak Agung Gede Putra Wedana memaparkan rincian rencana kerja pemerintahan Kecamatan Dawan tahun 2021. Total terdapat 40 jumlah usulan dengan total nilai sebesar Rp31.392.000.000. jumlah tersebut terdiri atas sektor transportasi meterologi dan geofisika, sub sektor prasarana jalan dan lingkungan hidup sebanyak 30 usulan dengan nilai Rp18.945.000.000. Di sektor kesehatan, ada 1 jumlah usulan seniali Rp150.000.000. Sektor Ekonomi sosial budaya sub sektor pertanian, perdagangan dan pendidikan berjulah 3 usulan senilai Rp2.237.000.000. Di samping itu, subsektor pemerintahan berupa sarana dan prasarana dengan jumlah 6 usulan senilai Rp10.060.000.000. (dia).