JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Aktivitas petani Subak Baler Margi, Desa Sampalan, Kecamatan Dawan yang berlokasi di subak Toya Hee, Tempek Abian, Banjar Jero Agung, Desa Gelgel mendadak terhenti. Mesin traktor yang akan digunakan oleh krama subak hilang secara misterius. Peristiwa inipun akhirnya dilaporkan ke Mapolsek Klungkung. 

 

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian tersebut kali pertama diketahui oleh operator traktor yakni, Ketut Mustika alias Bagong alamat Banjar Lekok, Desa Sampalan Klod. Pada Rabu (12/2/2020) sekitar pukul 07.00 Wita, pria yang sehari-hari mengoperasikan traktor tersebut hendak memindahkan traktor ke area persawahan warga. Tetapi, ia dikejutkan oleh kondisi traktor yang sudah tidak utuh. Bagian mesinnya hilang dan otomatis traktor senilai Rp26 juta tersebut tidak bisa dimanfaatkan kembali. 

Melihat kondisi tersebut, Mustika lantas bergegas menyampaikan temuannya kepada Klian Subak setempat. Tak berselang lama, aksi pencurian mesin traktor ini sudah diteruskan kepada
Bhabinkantibmas dan anggota Polsek Klungkung. "Anggota kami sudah turun melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan. Mudah-mudah kasus ini segera terungkap," ungkap Kapolsek Klungkung, Kompol Nyoman Suparta.

Sebelumnya, peristiwa pencurian mesin traktor sudah sering kali terjadi di wilayah Klungkung. Yang terakhir, pada Minggu (17/12/2020) lalu, mesin traktor milik Subak Jro Kuta, Kelurahan Semarapura Kauh yang diletakkan di tepi jalan menuju Pura Dalem Desa Sangkanbuana digondol maling. Serupa dengan pencurian yang terjadi di Subak Baler Margi, pencuri pun hanya membongkar traktor dan mengambil bagian mesinnya saja. Akibat kejadian tersebut, selain menghambat kerja para petani, mereka pun mengalami kerugian hingga Rp13 Juta. (dia).