JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA - fajarbali.com | Operasi Cipta Kondisi yang digelar Polres Klungkung jelang Natal dan tahun baru, Selasa (17/12/2019) malam menyasar kawasan penduduk pendatang di Kecamatan Klungkung dan Dawan. Selain itu, tim gabungan yang terdiri atas 40 orang juga menyidak sejumlah agen kembang api. Hasilnya, sejumlah duktang asal Banyuwangi dan Kupang terciduk belum melakukan lapor diri. 

 


Sidak tim gabungan ini dimulai sekitar pukul 19.40 wita. Tim dibagi menjadi dua kelompok. Yakni tim yang bertugas di wilayah Kecamatan Klungkung yang dipimpin Wakapolres Klungkung, Kompol Ida Bagus Dedi Januartha. Tim kedua bertugas di Kecamatan Dawan dan dipimpin Kabid Trantib, I Nyoman Kariyasa. 

Pasca mendapat pengarahan dari Wakapolres Klungkung, tim yang bertugas di wilayah Kecamatan Klungkung langsung bergerak ke sebuah sub agen kembang api milik Anak Agung Abirama di Jalan Rama, Klungkung. Dari hasil pemeriksaan, sub agen tersebut sudah mengantongi izin dan petugas tidak menemukan mercon/petasan. Kembang api yang dijual hanya kembang api yang sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah itu, tim kemudian menyasar sejumlah rumah kos-kosan di Jalan kenyeri, Semarapura, di Bekas Cafe Lompang milik Nengah Saputra, hingga di tempat minum Stel Peleng yang berlokasi di Jalan By Ida Bagus Mantra milik Komang Suandana. 

Berdasar pemeriksaan, di tempat kos-kosan petugas tidak menemukan barang-barang berbahaya. Para penghuni kos yang belum melakukan lapor diri, dihimbau agar segera melaporkan diri. Demikian juga dengan di tempat minum Stel Peleng, tidak ditemukan potensi gangguan Kamtibmas seperti orang mabuk. Meski demikian para pengunjung diharapkan tepat menjaga situasi tetap kondusif.

Sementara di wilayah Kecamatan Dawan, tim yang bertugas mendatangi sejumlah rumah kos. Diantaranya, kos-kosan di Desa Gunaksa, di rumah milik Gede Ari Putra petugas mendapati duktang bernama Imron asal Bayungawi yang belum melakukan lapor diri. Demikian juga dengan penghuni kos di Desa Kusamba, ada tiga duktang yang belum melakukan lapor diri. Yakni Wahyudi, Arpiah dan Moh sidik. Terakhir di rumah milik Wayan Jiwa di Banjar  Bias juga ditemukan duktang, Anas Wahyudi dan Indriani asal Bayuwangi yang belum melaporkan diri.

"Pada sidak duktang ini, kami tidak temukan bahan peledak, narkoba dan miras serta barang berbahaya lainnya. Meski demikian, saya berharap masyarakat bisa memberikan informasi kepada Polri apabila ada hal yang mencurigakan, sehingga bisa diambil tindakan pencegahan lebih awal dan tidak sampai menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkap Wakapolres Klungkung. (dia).