JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com I Meski sudah dipergoki oleh Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta pada Jumat (18/10)  lalu, ternyata tak membuat para penambang pasir liar di eks Galian C Gunaksa jera. Bahkan, keesokan harinya, penambang liar beraksi lagi. Satpol PP dan Damkar Klungkung pun akhirnya mengambil tindakan tegas. Kamis (24/10) hari ini, penambang pasir yang membandel akan menjalani sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Klungkung.

Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung, Putu Suarta mengungkap, sesuai arahan Bupati Suwirta, jajarannya secara rutin melakukan patroli di kawasan esk galian C. Pihaknya pun terkejut, lantaran sehari pasca digrebek oleh Bupati, para penambang sudah berani mengambil pasir lagi. Atas temuan tersebut, Putu Suarta pun enggan memberikan toleransi lagi. Hingga akhirnya seorang sopir truk sekaligus penambang pasir yang berhasil diciduk digiring ke kantor Sat Pol PP untuk disidik. Bahkan, sesuai jadwal yang bersangkutan akan dimejahijaukan.

"Dia kembali lagi karena di sana ada lahan. Bahkan setelah hari itu (pengrebekan oleh Bupati Suwirta) besoknya juga ada yang ke sana lagi. Makanya kita halau, mereka datang dengan mobil dan sopir yang sama. Setelah kita halau, kita ajukan ditipiring," ungkapnya seraya mengatakan penambang yang ditipiring berasal dari Desa Tangkas.

Lebih lanjut disampaikan, apabila Tipiring tidak membuat para penambang liar kapok, maka Sat Pol PP berencana akan melibatkan aparat kepolisian. Yakni dengan mengajukan temuan-temuan tersebut ke Mapolres agar para pelanggar bisa dijerat dengan Undang-undang Lingkungan. "Kita patroli tiap hari kalau lagi seperti ini ada yang membandel, kita akan sampaikan ke Polres agar Undang-undang lingkungan yang dipakai. Karena yang melanggar orang-orang ini saja, kita akan kooordinasi dengan Polres," ungkapnya.

Di samping itu, untuk menghentikan penambangan pasir liar, Sat Pol PP berencana untuk melakukan pemasangan portal di pintu masuk eks Galian C. Putu Suarta menegaskan, sebelumnya sudah sempat dipasangi portal di titik tersebut, namun entah karena apa portal tersebut justru dibongkar. Bahkan, hingga saat ini belum diketahui penyebab hancurnya portal tersebut. "Kemarin sudah pasang sebenarnya tapi dirpbohkan. Siapa yang robohkan kita tidak tahu. Pasang pakai beton tapi dirobohkan. Apakah digerus air atau bagaimana kita tidak tahu juga. Tapi kami akan pasang terus," tegasnya sekaligus mengatakan akan melakukan pemasangan portal di tiga titik.

Diberitakan sebelumnya, pada Jumat (18/10) pagi, Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta memergoki aksi penambangan pasir ilegal di sisi selatan dan utara jembatan eks galian C desa Gunaksa.

Terlihat dua buah mobil truk tengah terparkir di area eks galian C dengan tanda-tanda sedang melakukan penambangan pasir. Aksi penambang liar ini tidak sengaja terpantau langsung Bupati Suwirta saat melintasi Baypass IB Mantra. Kasat Pol PP, Putu Suarta bersama anggotanya pun diperintahkan untuk mengejar pelaku yang berada jauh di sisi selatan dan utara jembatan. Namun sayang kehadiran personil Satpol PP tercium oleh para penambang liar sehingga ketika para aparat sampai dilokasi, para pelaku sudah tidak ada. Hanya tertinggal dua buah truk yang berisi muatan pasir.

 

Atas kondisi tersebut, selanjutnya Bupati Suwirta memerintahkan KasatpolPP  untuk memasang portal di pintu masuk area eks Galian C Gunaksa sehingga akan menyulitan oknum-oknum yang ingin melakukan penambangan pasir liar. Selanjutnya dilakukan pengawasan ataupun patroli rutin siang dan malam di area tersebut. W-019