JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Pasca kebakaran hebat yang menghanguskan salah satu wantilan di Pura Dalem Ped, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung, Selasa (20/8) Tim Labfor Polda Bali langsung terjun ke lokasi. Di sisi lain, panitia pura juga sudah meminta petunjuk kepada Sulinggih terkait peristiwa yang ditaksir menimbulkan kerugian hingga Rp1 Miliar tersebut.

Sekretaris Panitia Pura Penataran Ped, Nengah Darmawan menyampaikan setelah kebakaran, panitia pura langsung meminta petunjuk kepada Sulinggih, Ida Rsi Agung Wicaksana di Gria Kutampi. Sesuai petunjuk Sulinggih, pangempon pura disarankan agar segera membersihkan puing-puing bangunan. Setelah bersih, akan digelar upacara pecauran dengan sarana Panca Sata. Upacara Macaru tersebut diharapkan dilangsungkan dalam waktu dekat. Yakni saat Rahina Tilem. "Sulinggih memberi petunjuk agar puing-puing dibersihan dan bangunan diratakan jangan dipakai lagi. Kemudian digelar upacara pecauran dengan sarana Panca Sata, kalau bisa saat Tilem terdekat. Tapi kami masih menunggu sisa kebakaran bersih dulu," ujarnya.

Untuk saat ini, Nengah Darmawan mengatakan pembersihan puing-puing bangunan belum dapat dilakukan. Mengingat masih ada penyelidikan dari Tim Labfor Polda Bali. "Kami masih menunggu hasil labfor karena ada penyelidikan polisi. Kalau sudah selesai, nanti baru mapluasang apa ada penyebab niskala terkait kebakaran tersebut," ungkapnya seraya menyampaikan kerugian materiil akibat peristiwa tersebut hampir Rp1 Miliar. Apalagi saat kejadian, di bangunan tersebut terdapat alat-alat upacara, seperti dulang plakat dan juga sokasi. 

Sedangkan untuk aktivitas pemedek dikatakan masih berjalan normal. Hanya saja, untuk persiapan upacara Ngusaba Alit Jagat di Pura Penataran Ped yang rencananya dilangsungkan pada tanggal 13 Oktober mendatang dialihkan ke wantilan yang lainnya. Mengingat, bangunan wantilan yang terbakar Senin (19/8) malam sudah tidak dapat difungsikan. 

Kapolsek Nusa Penida, Kompol Komang Reka Sanjaya, mengungkap Tim Labfor Polda Bali sudah melakukan olah TKP. Tim yang terjun terdiri atas tiga orang, dan proses olah TKP dimulai pada pukul 11.45-13.30 Wita. Namun, untuk saat ini penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. "Karena masih diperlukan pemeriksaan lebih lanjut. Nanti hasilnya menunggu tim selesai bekerja," tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, kebakaran wantilan di Pura Penataran Ped diketahui oleh warga sekitar pukul 20.00 wita. Ketika itu api sudah membesar dan menjalar di bagian atap wantilan yang terletak di sebelah selatan Pura Taman Sari. Kasatpol PP dan Damkar Klungkung, I Putu Suarta menyampaikan wantilan yang terbakar sering dipergunakan untuk tempat majejaitan (membuat sarana upacara) dan juga menyimpan banten.  Api melalap bangunan dengan luas sekitar 15 x 10 meter tersebut dengan sangat cepat. "Informasinya warga tahu ketika api sudah besar. Kalau dibilang kondisi sepi, tapi warung ada di dekatnya. Wantilan itu dipakai menyimpan banten dan jejaitan di sana. Mungkin itu juga penyebab jadi api mudah membesar," ujarnya saat dikonfirmasi Senin (19/8) malam. (dia)