JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 tahun 2019 di Desa Nyanglan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung berbuah manis.

Tak hanya membuka akses jalan sepanjang 2 kilometer, tapi warga dan personil TNI rupanya menemukan sebuah air terjun yang selama ini 'tersembunyi'. Warga pun berencana memanfaatkan potensi air terjun tersebut sebagai objek wisata baru.

Dandim 1610 Klungkung, Letkol Czi Paulus Joni Simbolon, Selasa (9/7) menyampaikan, program TMMD ke-105 mulanya hanya akan membuka badan jalan sepanjang 2 kilometer. Namun, saat warga bersama Satgas TMMD ke-105 bersama melaksankan Pra TMMD dengan melakukan pembersihan dan pembukaan badan jalan, mereka justru menemukan sebuah air terjun. Sekitar 500 meter dari lokasi badan jalan yang akan dibuka dalam kegiatan TMMD tersebut. Tepatnya di antara tukad Jinah yang berbatasan dengan Desa Pesaban, Kabupaten Karangasem. 

"Mulanya dalam program TMMD ini, kami akan membuka badan jalan sepanjang dua kilometer. Tapi karena ada permintaan warga untuk membuka akses jalan ke air terjun yang berpotensi menjadi objek wisata maka kami tambah lagi sepanjang 200 meter," ujar Dandim 1610 Klungkung. 

Perbekel Nyanglan, Nyoman September membenarkan adanya penemuan air terjun tersebut. Katanya, mulanya warga bersama anggota TMMD ke-105 menemui banyak kendala untuk mencapai lokasi air terjun setinggi 20 meter ini. Mereka harus menembus semak belukar dan juga lembah. Kini, dengan penemuan tersebut, September merasa memiliki harapan baru. Yakni, pihaknya berharap dapat memanfaatkan potensi air terjun ini sebagai sumber air minum. Apalagi, debit airnya diperkirakan mencapai enam liter per detik. Di samping itu, dirinya juga akan menata lokasi yang masih sangat alami tersebut sebagai objek wisata baru. 

“Kami sudah berkoordinasi dengan anggota TNI dan meminta bantuan untuk mewujudkan jalan setapak tersebut. Karena air terjun yang ditemukan warga tersebut akan diberdayakan oleh warga setempat,” ujarnya bersemangat.

Untuk diketahui, kegiatan TMMD ke-105 tahun 2019 di kabupaten Klungkung akan dipusatkan di Desa Nyanglan, Banjarangkan. Kegiatan TMMD  yang menelan anggaran sekitar Rp 1 Miliar ini tidak hanya fokus membangun badan jalan sepanjang 2,2 Kilometer dan pemasangan batu agregat, namun juga melakukan bedah rumah bagi salah satu warga miskin di Desa setempat bernama Nyoman Arga. Dandim 1610 Klungkung, Letkol Czi Paulus Joni Simbolon mengatakan kalau program TMMD ke 105 tahun ini mulai dilaksanakan Rabu (10/7) hari ini. Pembangunannya tidak hanya melibatkan warga sekitar, namun juga melibatkan 150 personil dari unsur TNI, Polri dan lainnya. Selama pengerjaan, personil TNI yang terlibat nanti akan menginap di rumah penduduk. (dia)