JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KLUNGKUNG
Typography

SEMARAPURA-fajarbali.com | Sejak Minggu (5/5/2019) malam wilayah Klungkung diguyur hujan lebat. Kondisi inipun memicu terjadinya peristiwa tanah longsor dan pohon tumbang di sejumlah lokasi.

Salah satunya di Jalan Raya Dusun Uma Salakan, Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan. Tanah setinggi 4 meter longsor dan menutup sebagian akses Klungkung-Gianyar. 

Penanganan material longsor di lokasi itupun baru dapat dilakukan Senin (6/5) pagi. Warga bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Klungkung sempat melakukan pembersihan material secara manual. Namun, volume tanah yang cukup banyak dan dibelit akar tanaman rambat membuat penanganan berjalan alot. 

Kemacetan panjang pun tidak bisa dihindari. Apalagi jalur tersebut merupakan akses utama menuju Klungkung-Gianyar ataupun sebaliknya. Untuk mengurai antrian kendaraan, pihak kepolisian pun harus melakukan sistem buka tutup. "Lokasi ini memang rawan longor, setiap hujan deras pasti di sini selalu longsor," ujar Wayan Sumendra yang dijumpai di lokasi longsor. 

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Klungkung, Putu Widiada menyampaikan pihaknya sudah menerjunkan TRC sejak pukul 09.00 Wita. Tetapi karena material longsor yang sangat banyak, sehingga pihaknya memutuskan untuk berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar menerjunkan alat berat. Sekitar pukul 10.30 Wita alat berat milik Dinas PU tiba di lokasi dan langsung bergerak memindahkan material longsor. 

"Kami berkoordiansi dengan Dinas PU, untuk mendatangkan alat berat. Karena material longsor cukup banyak dan harus dibersihkan dengan alat berat. Perlu waktu sekitar 20 menit untuk membersihan material tersebut dan sekarang jalan sudah bisa dilalui," jelasnya.

Di lokasi berbeda, yakni di Banjar Tengah, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan hujan deras menyebabkan sebuah pohon kelapa tumbang. Naasnya, pohon kelapa tersebut menimpa tembok penyengker merajan dan juga kandang babi milik I Wayan Widiantara. Lima belas anggota TRC BPBD dikerahkan ke lokasi sekitar pukul 13.00Wita. Beruntung tidak ada korban jiwa dan pada pukul 13.25 Wita pohon kelapa yang tumbang sudah berhasil ditangani. (dia)